Breaking News:

Mabes Polri Ungkap Kelanjutan Kasus Kematian 6 Laskar FPI Usai Adanya Barang Bukti Dari Komnas HAM

Polri Ungkap Kelanjutan Kasus Kematian 6 Laskar FPI Usai Adanya Barang Bukti Dari Komnas HAM

Istimewa
Enam Anggota FPI yang diduga berusaha menyerang polisi namun tewas ditembak mati Polisi. Jenazah enam anggota laskar khusus FPI itu kini berada di RS Kramat Jati 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Kasus tewasnya 6 anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) saat terjadi bentrok dengan anggota polisi beberapa waktu yang lalu tampaknya masih belum selesai.

Sejauh ini, Polri masih mendalami sejumlah temuan dan barang bukti dari Komnas HAM terkait kasus kematian 6 laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

"Sekarang masih sedang dalam pendalaman terhadap temuan dan barang bukti yang diserahkan ke Komnas HAM," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Dijelaskan Rusdi, Polri nantinya akan segera menyikapi temuan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM dalam kasus kematian 6 laskar FPI.

"Pasti Polri akan menyikapi itu. Tentunya pada saatnya Polri akan menjelaskan bagaimana sikap Polri terhadap seluruh temuan dari Komnas HAM terkait kasus KM 50," kata dia.

Baca juga: Mabes Polri Angkat Bicara Usai Bubarkan Anggota FPI yang Beri Bantuan Korban Banjir, Silahkan Tapi

Baca juga: FPI Angkat Suara Usai Tim Relawannya DIbubarkan Saat Tolong Bantu Korban Banjir di Jakarta Timur

Baca juga: Relawan FPI saat Evakuasi Korban Banjir Cipinang Dibubarkan Sebelum Kedatangan Jenderal Dudung-Fadil

Diberitakan sebelumnya, Komnas HAM menyerahkan sejumlah barang bukti terkait kasus penembakan 6 laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek kepada Bareskrim Polri.

Komisioner Komnas HAM sekaligus Ketua Tim Penyelidikan dan Pemantauan kasus ini, Choirul Anam, mengatakan ada 16 barang bukti yang diberikan kepada kepolisian, yang alam hal ini diwakili oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.

"Ini satu paket nanti kami akan buka. Ada peluru, proyektil, serpihan mobil yang sebagainya pernah diuji di labfor kepolisian, terus ada hasilnya," kata Anam dalam konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

Kemudian, berita acara dari Pusat Laboratroum Forensik (Puslabfor) juga diberikan kepada kepolisian

Halaman
12
Editor: Slamet Teguh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved