Breaking News:

Dedi Irawan Sudah 3 Tahun Jadi Bandar Sabu-sabu di Tulung Selapan OKI

Pengedar sabu-sabu bernama Dedi Irawan yang ditangkap BNNK Kabupaten Ogan Komering Ilir akibat kedapatan

WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM
Dedi Irawan saat ini telah mendekam dibalik jeruji besi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Pengedar sabu-sabu bernama Dedi Irawan yang ditangkap BNNK Kabupaten Ogan Komering Ilir akibat kedapatan membawa paketan 567,18 gram, Selasa (16/2/2021) malam.

Ketika diwawancarai, Dedi mengaku jika bisnis haramnya tersebut telah ditekuni sejak 3 tahun yang lalu.

"Bisnis pengiriman jual - beli narkotika saya lakoni baru sekitar 3 tahun belakangan," kata nya kepada wartawan, Rabu (17/2/2021) siang.

Tidak adanya pekerjaan membuat ayah satu orang anak ini memilih menekuni bisnis tersebut dan memfokuskan penjualan di Kecamatan Tulung Selapan.

"Saya menjual hanya di sekitaran Tulung Selapan, biasanya selalu memesan sabu dari Batam seberat 100 gram,"

"Karena banyak peminat maka kemarin saya langsung pesan lebih dari setengah kilogram," ujarnya di depan para penyidik.

Dikatakan lebih lanjut, dalam sistem pembelian sabu tersebut, Dedi mengaku hanya diberikan upah dari hasil penjualan setelah barang habis terjual.

"Kalau ini saya tidak modal sama sekali, sistem kepercayaan saja. Jadi barang saya pesan dan setelah habis baru bagi hasil," pungkasnya.

Dedi Irawan saat ini telah mendekam dibalik jeruji besi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (17/2/2021).

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved