Breaking News:

Berita OKI

Oknum Kepala Dusun Desa Mulya Guna OKI, Diringkus Polisi Saat Mengkonsumsi Sabu

Seorang oknum kepala dusun (Kadus) Desa Mulya Guna (Bunut), Kecamatan Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir ditangkap Polisi mengkonsumsi sabu.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Seorang oknum kepala dusun (Kadus) diringkus kepolisian saat sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, Jum'at (12/2/2021) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Seorang oknum kepala dusun (Kadus) diringkus kepolisian saat sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, Jum'at (12/2/2021) lalu.

Perangkat desa yang kedapatan sedang mengonsumsi sabu-sabu itu berinisial AU (26) asal Desa Mulya Guna (Bunut), Kecamatan Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Narkoba Polres OKI, Iptu Agung Wijaya Kusuma mengungkapkan, oknum perangkat desa tersebut tertangkap berdasarkan hasil laporan masyarakat setempat.

Baca juga: Atap Pasar Kalangan Desa Mulya Jaya OKI Mendadak Roboh Tadi Pagi, Pedagang Berlarian

Agung menuturkan, AU ditangkap di rumahnya serta didapati berdasarkan hasil pemeriksaan, oknum Kadus itu mulai mengkonsumsi sabu sejak satu bulan yang lalu.

"Diambil dari keterangan pelaku, ia mengkonsumsi barang haram tersebut sebulan terakhir.

Alasan memakai sabu agar badan menjadi segar kembali," ujarnya saat ditemui di Mapolres OKI, Selasa (15/2/2021) siang.

Ditambahkan Kanit Narkoba Polres OKI, Iptu Amri bahwa oknum Kadus yang saat ini telah ditetapkan sebagai pelaku, berhasil diamankan beserta barang bukti tiga paket kecil dengan berat bruto 0,55 gram, dan alat isap sabu.

Baca juga: Diminta Cari Penyewa, Pria Ini Malah Larikan Tiga Mobil Milik Ayah Angkatnya di OKI, Satu Dijual

"Saat diinterogasi pelaku yang ditangkap saat sedang mengkonsumsi sabu seorang diri, mengakui jika itu memang benar barang miliknya," ungkap Iptu Amri.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat 1 dan Jo 127 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun.

"Pelaku saat ini berada di ruang tahanan Polres OKI, dan kita masih terus melakukan perkembangan untuk menyelidiki jika ada pelaku lainnya," pungkasnya.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved