Berita Kriminal Palembang
Akun IG Teman Diretas, Perempuan Muda di Palembang Tertipu Rp 1,5 Juta, Minta Top Up Saldo Ovo
Saya katakan kepadanya untuk cek akun miliknya, setelah dicek ternyata akun teman saya tidak bisa dibukanya atau sudah dihack orang
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nadya Nur Zuliana (23) mendatangi Polrestabes Palembang. Wanita muda ini menjadi korban penipuan melalui media sosial instagram sehingga mengalami kerugian Rp 1,5 juta.
Aksi penipuan ini dilakukan pelaku setelah meretas akun instagram salah satu teman korban dengan akun @agunghadi_s.
Nadya menceritakan kronologinya. Jumat (12/2/2021) pukul 06.00 WIB, saat ia mendapat pesan langsung atau direct messages (DM) temannya tersebut meminta tolong untuk top up aplikasi Ovo sebesar Rp 1,5 juta. Karena akun tersebut milik temannya, Nadya percaya dan mengirimkan uang untuk isi saldo sesuai permintaan pelaku.
"Saya kirim melalui M Banking," ujar Nadya warga Jalan Sukabangun 2, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (13/2/2021).
Setelah mengirimkan uang, tidak lama setelah itu pelaki kembali minta di kirimkan uang lagi kepada korban.
"Saya katakan saldo saya sudah habis," katanya.
Lantaran merasa tidak enak bercerita melalui DM instagram bersama orang yang meng hack akun temannya, korban kemudian langsung menelpon temannya.
Baca juga: Nikah Baru 1 Bulan, Wanita Muda Ini Menangis Histeris Peluk Ibu, Suami Curi Sepeda Ditangkap Polisi
Baca juga: 2 Oknum Polisi Polda Sumsel Ditangkap Saat Transaksi Narkoba, Ini Respon Kapolda
"Setelah diangkat teman saya dia mengatakan kalau tidak ada meminta transfer uang kepada saya, lalu saya katakan kepadanya untuk cek akun miliknya, setelah dicek ternyata akun teman saya tidak bisa dibukanya atau sudah dihack orang," bebernya.
Atas kejadian tersebut korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, dengan harapan pelaku tertangkap dan dapat bertanggung jawab.
Sementara laporan penipuan dan atau penggelapan yang dialami korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya diserahkan ke Unit Reskrim Polrestabes Palembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/nadya-korban-penipuan-modus-meminta-top-up-saldo-melapor-ke-polrestabes-palembang.jpg)