Berita Ogan Ilir
Kecelakaan di Jalinsum Palembang-Indralaya, Sopir Ngantuk, Truk Tangki Muatan CPO Nyungsep ke Rawa
Saat melintasi jalinsum tepatnya di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, truk tiba-tiba meluncur ke rawa di sisi jalan arus berlawanan.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
Ia dan ketiga orang anggota keluarganya tiba-tiba terbangun dan merasakan rumah berguncang dahsyat.
"Saya kira gempa, karena guncangannya itu," ujar Untung.
Seketika empat orang anggota keluarga ini meyelamatkan diri.
Saat melihat keluar rumah, Untung mengaku kaget melihat truk tangki terbalik di sisi rumahnya.
"Berarti truk tangki ini yang nabrak dinding kamar rumah kami. Beruntung kami semua tidak apa-apa," ujar Untung.
"Seandainya truk menabrak dinding depan kamar kami, entah bagaimana nasib kami yang sedang tidur berempat," ujarnya lagi.
Karena kecelakaan ini, rumah semi permanen terbuat dari kayu tersebut sebagian hancur dan ambruk.
Untuk sementara, Untung mengaku terpaksa menumpang di rumah kerabat terdekat.
"Terpaksa numpang dulu untuk sementara," kata Untung yang mengaku sudah 30 tahun tinggal di rumah itu.
Selain tempat tinggalnya rusak berat, Untung juga mengaku sebagian tanaman hias yang dijualnya rusak-rusak.
Bukan sembarangan tanaman hias, Untung mengaku beberapa batang tanaman Bonsai senilai jutaan rupiah musnah dilindas truk.
"Banyak tanaman Bonsai yang kena (tabrak). Seperti Bonsai Serpang ini ada 6 batang hancur, rugi Rp 5 jutaan," ungkap Untung.
Tak hanya Bonsai jenis Serpang yang hancur, lanjut Untung, beberapa jenis Bonsai lainnya juga hancur.
"Ada juga Bonsai palem, keladi juga. Kalau ditotal rugi hampir Rp 10 juta," kata dia.
Sementara petugas kepolisian yang datang ke TKP disibukkan untuk mengatur arus lalu lintas Palembang menuju Indralaya maupun sebaliknya, agar tidak macet.