Bicara 'Ngalor Ngidul', Kondisi Terkini Siswi SMP Diduga Diperkosa 10 Pria, Awalnya Pamit Main

Terdapat lima TKP dari kasus pencabulan itu, mulai dari lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, hingga TKP kedua, ketiga dan k

Editor: Weni Wahyuny
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pencabulan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang siswi kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal Buleleng kini trauma.

Ia diduga menjadi korban pemerkosaan oleh 10 orang pria di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Bali pada Rabu (21/10/2020), korban mengaku diperkosa di tempat yang berbeda-beda, dari bengkel hingga semak-semak.

tribunnewsIlustrasi pemerkosaan.Siswi SMP dari Buleleng, Bali diduga menjadi korban pemerkosaan oleh 10 orang pria di lokasi dan waktu yang berbeda. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan

Terdapat lima TKP dari kasus pencabulan itu, mulai dari lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, hingga TKP kedua, ketiga dan keempat terjadi di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.

Baca juga: Bukannya Kenyang, 9 Orang Tewas Setelah Makan Mi, Gejala Awal sakit Perut Lalu Lemah dan Koma

Baca juga: Kata Sujiwo Tejo saat Mahfud MD Sebut Pemerintah Tak Larang Aksi Demo : Jika Benar, Aku nggak Nyesel

Baca juga: BARU TERKUAK Di Mana Suami saat Istri Diperkosa, ke Sungai karena Istri Ngidam Bebek, Ceritanya Pilu

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menjelaskan, di lokasi pertama korban diperkosa oleh beberapa orang.

Kemudian di TKP kedua, ketiga, dan keempat korban diperkosa masing-masing satu orang.

“Kejadian pertama diduga dilakukan oleh beberapa orang."

"Sementara kejadian ke dua, tiga dan empat ini terjadi di bengkel, semak-semak dan di rumah warga dengan jumlah pelaku masing-masing satu orang," jelas Iptu Sumarjaya.

Sedangkan menurut orang tua korban, awalnya anaknya pergi dari rumah menggunakan sepeda motor pada Minggu itu.

Korban izin pada orang tuanya ingin bermain dengan temannya.

Setelah itu barulah korban tak pulang hingga Rabu.

Sumarjaya menduga para pelaku juga di bawah umur.

Namun, ada beberapa yang sudah dewasa.

Baca juga: Di Depan Teman-teman, Remaja Usia 17 Tahun Bunuh Diri, Dikira Hanya Bercanda, Faktanya Ngeri

Baca juga: Wanita Ini Buat Heboh, Video Kebakaran 2 Tahun Lalu Diunggah Lagi, 6 Mobil Damkar Dibuat Kecele

“Terduga pelaku ada yang berusia dibawah 18 tahun, dan ada pula yang sudah dewasa. Ini masih kami kembangkan lagi, untuk mencari tau kebenarannya,” jelas Iptu Sumarjaya.

Hingga berita ini diturunkan polisi belum memintai keterangan para pelaku.

Penyidik masih fokus mendatangi sejumlah dugaan TKP dan memeriksa saksi.

"Jadi total terduga pelaku ada 10 orang dari lima lokasi kejadian."

"Para terduga pelaku belum dimintai keterangan, penyidik masih fokus mendatangi sejumlah dugaan TKP itu, dan memeriksa saksi-saksi,” kata Sumarjaya.

Saat ini polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang dikenakan saat pemerkosaan menimpanya.

Selain itu, polisi juga melakukan visum pada korban.

Meski demikian hasil visum pada tubuh korban belum keluar. 

Bukan Prostitusi

Sumarjaya juga menjelaskan bahwa kasus ini tidak mengarah pada prostitusi.

Jika memang benar prostitusi, maka para pelaku tetap terjerat hukuman lantaran korban masih di bawah umur.

“Belum ada mengarah kesana. Kalau pun benar (jual diri,red) mengingat korban masih di bawah umur, para pelaku tetap dijerat hukum," kata Sumarjaya.

Ia menegaskan lagi bahwa pihaknya belum bisa menyelidiki lebih lanjut kasus ini.

Pasalnya, korban masih mengalami trauma hebat.

"Sampai saat ini kami belum bisa menggali keterangan lebih lanjut, karena korban masih ditangani oleh pihak psikolog,” imbuhnya.

Kondisi Korban

Sumarjaya mengatakan, saat ini korban sedang ditangani psikiater.

Pasalnya, saat ini korban mengalami trauma dan depresi.

Akibat kejadian yang menimpanya, Sumarjaya menyebut korban sampai tak bisa berkomunikasi dengan jelas.

"Sudah bisa diajak komunikasi tapi ngalor ngidul (kesana kemari)."

"Berdasarkan keterangan awal diduga pelaku 10 orang dengan lima TKP," kata Sumarjaya saat dihubungi, Selasa (20/10/2020).

Kasus ini mulai terungkap saat korban dikabarkan hilang pada Minggu (11/10/2020).

Tiga hari kemudian pada Rabu (14/10/2020), korban baru pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, korban justru mengalami depresi dan tertekan hingga membuat orang tuanya curiga.

Saat ditanya oleh orang tuanya, korban mengaku telah diperkosa 10 orang.

Sehingga keluarga langsung melaporkan kasus itu ke polisi. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul  Seorang Siswi SMP Diduga Diperkosa 10 Temannya, Korban Mengalami Depresi  dan Tribun Bali dengan judul Siswi SMP Buleleng Ngaku Disetubuhi 10 Pelaku di Lokasi Berbeda

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved