Bukannya Kenyang, 9 Orang Tewas Setelah Makan Mi, Gejala Awal sakit Perut Lalu Lemah dan Koma
Asam bongkrek adalah racun mematikan yang diproduksi dalam kelapa yang difermentasi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Bukannya kenyang, 9 orang tewas setelah santap mie.
Sembilan orang dari satu keluarga yang sama tewas setelah makan mi yang disimpan lama di freezer.
Mi itu disimpan di freezer selama lebih dari setahun.
Mi mengandung tepung jagung yang difermentasi, yang meracuni keluarga dengan asam bongkrek.
Mereka makan hidangan yang disebut Suantangzi, makanan China lokal, lima hari sebelumnya.
Anggota keluarga terakhir yang masih hidup yang memakan mi itu, seorang wanita yang dinamai Li, meninggal pada hari Senin, lapor Daily Star.
Beruntung, tiga orang anak yang sempat disuguhi mi jagung pada acara keluarga tersebut menolak untuk menyantapnya karena tidak menyukai rasanya.
Baca juga: Kata Sujiwo Tejo saat Mahfud MD Sebut Pemerintah Tak Larang Aksi Demo : Jika Benar, Aku nggak Nyesel
Baca juga: BARU TERKUAK Di Mana Suami saat Istri Diperkosa, ke Sungai karena Istri Ngidam Bebek, Ceritanya Pilu

Gao Fei, direktur keamanan pangan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Heilongjiang, mengatakan kepada China News Service bahwa keracunan asam bongkrek seringkali berakibat fatal.
Gejala keracunan bongkrek biasanya dimulai dalam beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi.
Gejala yang dirasakan yaitu sakit perut, berkeringat, kelemahan, dan akhirnya koma.
Baca juga: Wanita Ini Buat Heboh, Video Kebakaran 2 Tahun Lalu Diunggah Lagi, 6 Mobil Damkar Dibuat Kecele
Baca juga: Di Depan Teman-teman, Remaja Usia 17 Tahun Bunuh Diri, Dikira Hanya Bercanda, Faktanya Ngeri
Kematian bisa terjadi dalam 24 jam.
"Keracunan asam bongkrek dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak organ manusia termasuk hati, ginjal, jantung, dan otak," kata Gao.
"Saat ini belum ada obat penawar khusus."
"Saat seseorang terkena racunnya, tingkat kematian bisa mencapai 40% hingga 100%. "
Gao mengatakan asam bongkrek tahan direbus pada suhu tinggi.