Berita Palembang
'HP Kami Tak Punya', Cerita Tukang Pijat di Palembang Rajin Datangi Sekolah Ambil Tugas Anak
Setiap datang ke sekolah, ia pun bergegas mengambil buku dan pena untuk menyalin soal-soal yang diberikan oleh guru sesuai mata pelajaran hari tersebu
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Weni Wahyuny
"Kebanyakan memang masih pakai WA karena cara ini cukup efektif untuk belajar daring dibanding cara lain," ujarnya.
Lanjut dia, namun tak semua siswa juga yang memiliki hp untuk bisa daring.
Pihak sekolah pun memberikan pelayanan belajar luring atau luar jaringan kepada siswa.
"Jadi anak-anak yang tidak memiliki hp ada yang datang ke sekolah untuk mencatat soal bahkan ada yang mengerjakan tugas disekolah," jelas Yenny.
Ada juga orangtuanya, yang datang langsung ke sekolah untuk mengambil dan mencatat soal dari guru yang bersangkutan.
"Ya, kita persilakan baik siswa maupun orangtua datang namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebenarnya kalau ambil soal ini kita anjurkan orangtua namun ada juga siswa yang datang tapi langsung mengerjakan soal di sini," beber dia.
Untuk luring ini, ada sekitar 30 persen, hal ini pun dilatarbelakangi ekonomi orangtua siswa.
"Kebanyakan yang luring ini kendalanya ya karena tidak punya hp. Kalau untuk kuota sebagian siswa kita sudah mendapatkan yang bantuan dari pemerintah pusat," tegas dia.