Breaking News:

Idul Adha 2020

Persatuan Dokter Hewan Temukan Hewan Kurban Tak Cukup Umur di Palembang

selama perayaan hari Idul Adha masih mendapati sejumlah hewan kurban yang tak memenuhi syarat umur kurban yang laik

Editor: Wawan Perdana
Istimewa
Pemeriksaan kambing kurban: hanya yang tengah yang masuk syarat kurban 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Sumatera Selatan, drh Jafrizal mengungkapkan, selama perayaan hari Idul Adha masih mendapati sejumlah hewan kurban yang tak memenuhi syarat umur kurban yang laik.

"Saya contohkan hasil pemeriksaan hewan kurban di dua masjid, yakni Demang Raya dan Bank Raya. Saya menemui kasus hewan kurban khusus kambing yang tidak memenuhi syarat umur kurban sebanyak 19 ekor dari 27 ekor hewan kurban," jelasnya, Senin (3/8/2020).

Sementara, kata Jafrizal berbeda dengan sapi hanya ditemukan 4 ekor yang tidak layak dari tempat itu.

Untuk sapi jauh lebih baik pada tahun ini, karena tahun kemarin pihaknya menemukan di masjid yang sama ada sekitar 9 ekor yang tidak layak dengan jumlah pemotongan yang hampir sama.

"Hal ini harusnya menjadi perhatian kita bersama. Dengan adanya fatwa MUI Sumsel bahwa syarat hewan kurban dan akikah adalah sama maka tidak ada alasan lagi ke depan dilarang menjual hewan kurban dibawah umur dengan alasan untuk akikah," ujarnya.

Jafrizal menambahkan, dirinya berharap adanya Pasar khusus hewan kurban sehingga hewan yang disediakan disana adalah hewan yang sudah disertifikasi untuk hewan kurban.

"Harusnya persoalan syariat sudah kelar, semestinya tidak kita temui lagi di tempat penyembelihan hewan kurban yang tidak memenuhi syarat umur," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, hewan kurban dan akikah yang cukup umur sesuai syariat ditandai dengan bergantinya minimal sepasang gigi susu menjadi gigi tetap, sehat, dan tidak cacat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti mengatakan, tahun ini sedikit ada perbaikan syarat syariat untuk hewan kurban jika dibandingkan tahun lalu.

"Temuan kami dilapangan mayoritas laik potong dan persyaratan syar'i jauh lebih baik tahun ini. Meskipun, pada tahun ini penjualan hewan kurban menurun 20 persen," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved