Berita Musi Rawas

Sudah Lama Diintai, Kurir Narkoba di Musi Rawas Pasrah Dihadang Polisi di Jalan

Dan pada saat tersangka melintas di jalan Umum Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi, langsung dihadang oleh Tim Opsnal Satres Narkoba.

Editor: Weni Wahyuny
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersanga Deni diamankan Satres Narkoba Polres Musi Rawas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Musi Rawas menangkap Deni (24), warga Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.

Tersangka yang diduga sebagai kurir narkoba ini ditangkap saat melintas di jalan umum Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Senin (13/7/2020) sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Narkoba AKP Haerudin mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka penyalahgunaan narkoba ini dari informasi masyarakat dan penyelidikan yang dilakukan.

Seperti Starting Grid MotoGP, 2 Persimpangan Lampu Merah di Palembang Dipasang Marka Pembatas

Sumsel Sudah Masuk Musim Kemarau tapi Hujan Masih Turun, Ini Penjelasan BMKG

2 Dokter dan 1 Staf Positif Corona, RS Gigi dan Mulut Provinsi Sumsel Layani Kedaruratan Gigi saja

Selanjutnya anggota melakukan pengintaian terhadap tersangka yang sudah menjadi target operasi (TO) Satres Narkoba Polres Musi Rawas ini.

Dan pada saat tersangka melintas di jalan Umum Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi, langsung dihadang oleh Tim Opsnal Satres Narkoba.

"Tersangka berhasil diamankan saat sedang melintas di jalan oleh anggota," jata AKP Haerudin, Rabu (15/7/2020).

Dikatakan, setelah berhasil mengamankan tersangka, selanjutnya dilakukan penggeledahan.

Hasilnya ditemukan barang bukti berupa kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 10,21 gram dari saku bagian depan celana jins yang dikenakan tersangka.

Barang bukti tersebut berada dalam satu bungkus plastik bening yang didalamnya berisikan satu bungkus plastik klip sedang.

"Setelah berhasil diamankan, tersangka beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Musirawas untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (ahmad farozi/sp)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved