Breaking News:

PSBB Palembang

Pedagang dan Pengunjung di Pasar Masih Acuhkan Peraturan PSBB Palembang, Banyak Tak Pakai Masker

Kerap dijumpai pedagang baik yang berjualan di toko ataupun kaki lima tidak menggunakan masker.

Editor: Siemen Martin
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Pelanggar razia masker yang terjaring razia oleh Satpol PP Palembang, Selasa (26/5/2020). Pelanggar disanksi menyapu taman kambang iwak. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua.

Dimana mereka diperbolehkan membuka usaha selama tujuh jam perhari.

Namun sayangnya, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan tampaknya masih belum sepenuhnya dilakukan.

Kerap dijumpai pedagang baik yang berjualan di toko ataupun kaki lima tidak menggunakan masker.

Alasannya lupa membawa hingga karena gerah memakai masker membuat mereka tak mengenakannya.

Asiah, salah seorang pedagang di kawasan Plaju beralasan lupa membawa masker saat ia sudah berada di tokonya.

"Lupa tadi, mau pulang lagi motor dibawa sama anak. Jadi buat darurat pakai jilbab dulu sementara," sembari ia menutupkan sebagian jilbabnya, Kamis (4/6/2020)

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengungkapkan selama PSBB tahap pertama dari hasil evaluasi area pasar dinilainya masih kerap ditemui warga yang membandel dan tak mengindahkan protokol kesehatan.

"Makanya kita tempatkan petugas disana, mulai dari Dishub, Pol PP, juga berjaga.

Tapi karena kita terbatas personil hari ini di Pasar Lemabang misalnya, kita edukasi soal protokol kesehatan dan diatur satu Minggu berjalan eh kembali lagi seperti semula lagi saat kita sibuk atur pasar lain," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved