Corona di Muratara

19 Orang Terkonfirmasi Positif Corona di Muratara, Gugus Tugas Covid-19 Tambah Tim di Rumah Sehat

Penambahan tim ini kata Susyanto untuk mengantisipasi lonjakan warga yang dikarantina di rumah sehat Terusan tersebut.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Weni Wahyuny
Tim Gugus Tugas Covid-19 Muratara
Tim pengelola rumah sehat Terusan Kecamatan Karang Jaya tempat karantina warga yang terpapar virus corona di Kabupaten Muratara 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menambah tim pengelola rumah sehat.

Sebelumnya gugus tugas Covid-19 Muratara telah membentuk 2 tim yang bertugas merawat pasien positif corona di rumah sehat.

Rumah sehat tersebut bertempat di gedung SMP Negeri Terusan di Kecamatan Karang Jaya dan sudah beroperasi sejak 3 April 2020.

Breaking News : Pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip Meninggal Suspect Corona, Pasar Ditutup 10 Hari

Hari Pertama Sanksi PSBB Palembang, Ada yang Disuruh Nyanyi Indonesia Raya hingga Ditinggal Pacar

"Iya, kita sudah punya dua tim, kini kita tambah satu tim lagi, tim tiga," kata juru bicara gugus tugas khusus Covid-19 Muratara, Susyanto Tunut, Selasa (26/5/2020).

Penambahan tim ini kata Susyanto untuk mengantisipasi lonjakan warga yang dikarantina di rumah sehat Terusan tersebut.

Apalagi saat ini sudah ada 19 orang yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona di 'Bumi Beselang Serundingan'.

Wali Kota Palembang Harnojoyo Buka Suara Soal Video Viral Open House di Rumahnya: Keluarga Saya

"Warga yang dikarantina di rumah sehat ada 9 orang, sebagiannya lagi melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, tapi tetap kita pantau terus," kata Susyanto.

Tiga tim pengelola rumah sehat ini akan bertugas secara aplusan (bergantian), dengan bertukar tim setiap satu minggu.

Satu tim terdiri dari 12 orang, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, petugas ambulan, hingga cleaning service.

Sebelum bertugas, tim terlebih dahulu diberikan pembekalan tentang pengelolaan rumah sehat dan cara merawat pasien yang dikarantina.

Presiden Jokowi Sebut Indonesia Masuki Tatanan Kehidupan Baru, Apa Pengertian New Normal Sebenarnya?

Pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip Meninggal Suspect Corona, Pengurus dan Pedagang akan Rapid Test

"Selama bertugas di rumah sehat, mereka tidak dibolehkan pulang, mereka akan menjaga warga yang dikarantina," ujar Susyanto.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap paparan virus corona di tengah-tengah masyarakat.

"Tetap patuhi imbauan pemerintah, jaga jarak, selalu cuci tangan dengan sabun, selalu pakai masker bila keluar rumah, dan lakukan perilaku hidup bersih dan sehat," imbaunya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved