Corona di OKI

Kondisi Terkini 13 Pasien Positif Covid-19 Diisolasi di ODP Center OKI, Tinggal Tunggu Hasil Swab

Masih kata Iwan, keadaan pasien yang saat ini menjalani isolasi terpusat, terpantau mengalami perubahan dan membaik.

Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Sebagian besar pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat ini menjalani isolasi terpusat di gedung ODP Center yang berada di Kecamatan Teluk Gelam.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 OKI, Iwan Setiawan menyatakan sebanyak 13 orang yang dinyatakan positif Covid-19 telah dibawa dan melakukan isolasi terpusat.

"Seluruh pasien diawasi tim medis dari Puskesmas Mulya Guna, Sugih Waras, Pengarayan dan Pedamaran secara terjadwal melaksanakan tugas di ODP Center,"

"Pelayanan bagi pasien diberikan secara intensif selama 24 jam," ucapnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2020).

Ditemukan Stiker Lambang Palu Arit yang Terjual di Gerai Aksesoris di Palembang, Ini Kronologinya

Dijelaskannya, pengambilan sampel Swab yg dilaksanakan hari Kamis (21/5/2020) telah dikirim ke BBLK Palembang untuk menentukan status pasien sudah negatif Covid-19 atau masih positif.

"Ya hari Jumat kemarin telah dilaksanakan pemeriksaan Rapid Test dengan metode serum sentripuge untuk mengetahui lebih awal status konfirmasi sebelum keluar hasil Swab," jelas Iwan yang juga Kepala Dinas Kesehatan OKI.

Hasil Tes Tunjukkan Positif Corona, Seorang Pria Dijemput Petugas, Kasus Covid-19 di OKUT Bertambah

Masih kata Iwan, keadaan pasien yang saat ini menjalani isolasi terpusat, terpantau mengalami perubahan dan membaik.

"Alhamdulillah ke 13 pasien semakin sehat dan terus bersemangat untuk melawan virus corona dengan cara menjaga kesehatan, konsumsi gizi seimbang dan selalu berpikir jernih dan ceria," ungkap Iwan.

Besok Lebaran, Harga Daging, Ayam dan Cabai di Pasar Inpres Lubuklinggau Naik Drastis dari Biasa

Hampir Sebulan Dikarantina, Kasus 01 Positif Corona di Muratara tak Kunjung Sembuh, Padahal Sehat

Selain pelayanan kesehatan rutin yang diberikan, kebersamaan antara tenaga medis dan sesama warga karantina juga membawa pengaruh besar bagi kesehatan pasien.

"Kami membiasakan pasien mengikuti senam pagi, kegiatan oleharaga ringan serta kegiatan bersama lainnya, agar mereka nyaman selama mengikuti isolasi."

"Semangat dan rasa senang menjalani program isolasi, merupakan cara ampuh agar keadaan pasien cepat membaik," tutupnya.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved