PSBB di Palembang

PSBB di Palembang, Pasar Tradisional dan Modern Tetap Buka

Masyarakat jangan khawatir meski diterapkan PSSB di Palembang seluruh pasar tradisional maupun modern tidak akan tutup

Sripo/ Rahmaliyah
Walikota Palembang Harnojoyo didampingi Wakil Walikota Fitrianti Agustinda dan Sekda Ratu Dewa menyampaikan rencana PSBB di Palembang, Senin (20/4/2020) 

Pihaknya, lanjut Harno dalam waktu dekat dibeberapa titik pintu masuk secara mobile akan melakukan razia yang tidak mengenakan masker, serta membatasi aktifitas/interaksi pertemuan yang melebihi dari 5 orang.

Serta untuk aktifitas pasar sebaiknya melakukan transaksi secara online guna menghindari kerumunan.

Saat ditanya terkait Aturan tegas bila penerapan PSBB dilaksanakan, Harno menjawab, standar PSBB sedang dipersiapkan, saat ini sudah melakukan upaya lebih maksimal.

"Harapannya masyarakat lebih memahami untuk mempersiapkan masa psbb, betul-betul dipahami dan dipatuhi masyarakat kota Palembang, dapat terbebas dari covid-19," tutupnya.

Update Corona

Dua hari ini tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel).

Sehingga totalnya masih 89 orang yang positif Covid-19.

Tidak adanya penambahan ini bukan berarti nihil sepenuhnya.

Sebab informasi yang diterima tribunsumsel.com, bahwa alat dan bahan untuk melakukan tes Covid-19 habis.

"Sudah dua hari ini alat dan bahan untuk melakukan tes Covid-19 habis. Besok baru ada dan akan dilanjutkan pengetes kembali," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM. MKM saat press conference, Selasa (21/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi nihil ini sebenarnya karena pemeriksaan laboratorium tertunda dua hari.

Karena seperti yang diketahui bukan hanya Indonesia tapi seluruh dunia kekurangan bahan.

"Jadi besok sudah mulai kerja lagi dan mungkin akan ada kasus-kasus baru lagi. Kita dapat pasokan 700 sampel, ini bisa bertahan untuk berapa hari sambil menunggu pasokan lagi," jelasnya.

Menurutnya, di Indonesia yang mempunyai alat untuk pemeriksaan Covid-19 ini hanya ada di 4 provinsi.

Itu termasuk Sumsel. Kedepan menurutnya di Sumsel akan diperkuat dengan beberapa alat tambahan lagi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved