Najwa Shihab Didukung Boy William, Menkumham Yasonna Laoly Sebut Tuduhan Najwa Itu Provokatif

Di tengah masa pandemi virus corona (covid-19) publik dihebohkan dengan adanya wacana pembebasan narapidana kasus korupsi.Wacana tersebut dilontarka

Editor: Moch Krisna
tribun jateng
Najwa Shihab dituding melakukan provokasi oleh Menkumham Yasonna 

Komunikasi konfirmasi keduanya yang dilakukan lewat WhatsApp pun diunggah Najwa di akun instagram pribadinya.

Yasonna menyebut tanggapan Najwa soal pembebasan koruptor merupakan tuduhan tanpa dasar.

Bahkan Yassona menilai hal tersebut bersifat provokatif dan politis.

"Suudzon banget sih, belum ada kebijakan itu tunggu dong, seperti apa," ungkap Yasonna dalam keterangan yang diunggah Najwa.

Tampak dalam unggahan tersebut Yasonna menjelaskan soal kriteris rencana pembebasan koruptor, dan hal tersebut baru bersifat usulan.

Yasona juga mengatakan pemberitaan media juga dianggapnya gegabah, penuh imajinasi, dan provokasi.

 

Menanggapi hal tersebut, Najwa berujar Menteri Yasonna agak berlebihan soal tanggapan media.

Karena menurutnya pemberitaan media berdasar dari rapat resmi Menkumham dengan Komisi 3 DPR pada 1 April 2020.

"Bahwa usulan revisi tersebut memunculkan beragam reaksi adalah hal wajar," ungkap Najwa.

Aadapun Najwa bertanya kapan usulan tersebut akan diajukan kepada presiden, hingga  skema asimilasinya apakah seperti tahanan yang lain.

"Lagi disimulasi. Saya rapat di Menkopolhukam dulu," jawab Yasonna.

"Wait and see (lihat, dan tunggu). Tapi jangan PROVOKASI dulu ya," balas Yasonna.

Yasonna meminta kepada Najwa agar percakapan mereka diunggah ke publik.

Menanggapi hal tersebut Najwa mengiyakan, sekaligus meminta Yasonna untuk hadir di acara Mata Najwa, Rabu (8/4/2020) nanti.

Yasonna pun mengiyakan tawaran Najwa, dan bersedia hadir di acara Mata Najwa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved