Berita Kriminal

Perdamaian Kasus Kecelakaan Berujung Petaka, Warga Musirawas Ditikam Hingga Tewas, Ini Kronologinya

Jerry Zakti (40), warga Dusun IV Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas, dikeroyok dan ditikam hingga tewas saat ingin berdamai

Tribunsumsel.com/ist
Perdamaian Kasus Kecelakaan Berujung Petaka, Warga Musirawas Ditikam Hingga Tewas, Ini Kronologinya 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Niat hati ingin mengakhiri kasus kecelakaan lalulintas secara kekeluargaan malah berujung tewasnya satu orang.

Peristiwa kelam tersebut terjadi di wilayah hukum Musirawas.

Informasi yang dihimpun, Jerry Zakti (40), warga Dusun IV Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas, dikeroyok dan ditikam hingga tewas saat ingin berdamai dalam kasus kecelakaan.

Kejadian tersebut terjadi di kediamannya, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 12.50.

Satu dari beberapa tersangka pengeroyokan berhasil diamankan Tim Landak Satreakrim Polres Musirawas, yaitu Anwar (26) warga Dusun II Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas.

Dibully, Sosok Gita yang Tampar Pemulung Asal Palembang Angkat Bicara, Menampar Karena Membela Diri

Bukan ke Pelaminan, Mempelai Pria Malah Antar Jasad Calon Istrinya ke Kubur, 5 Hari Lagi Menikah

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Rivow Lavu mengatakan, peristiwa pengeroyokan hingga tewas ini bermula ketika ayah korban, yaitu Badarudin berangkat ke Lubuklinggau untuk membeli sayur menggunakan sepeda motor, pada Senin (17/2/2020), sekitar pukul 06.55.

Ditengah perjalanan, tepatnya di depan Hotel Dafam Lubuklinggau Selatan, Badarudin mengalami kecelakaan dengan lawan warga Desa Pedang.

Setelah kecelakaan, Badarudin kemudian berobat ke Puskesmas Simpang Periuk, lalu pulang ke rumah.

Sekitar pukul 11.40, Kepala Desa Pedang menelepon Badarudin agar dapat datang ke rumah kades untuk melakukan mediasi perdamaian.

Namun Badarudin menjawab agar perdamaian dilakukan di rumahnya, karena dia masih sakit akibat kecelakaan sebelumnya.

Selang beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 12.50, datang sebanyak lima orang dari Desa Pedang menggunakan tiga unit sepeda motor.

Diketahui, dua diantara orang yang datang tersebut adalah bernama Anwar dan ayahnya Abbasri (60).

Setibanya di rumah Badarudin, kemudian terjadi pertemuan membicarakan persoalan kecelakaan yang dialami Badarudin dengan warga Pedang.

Baru Sebar Undangan & 5 Hari Lagi Menikah, Takdir Berkata Lain Calon Mempelai Wanita Tewas Tragis

Melihat Produksi Coklat Dr Flo Asli dari Megang Sakti Musi Rawas, Soal Rasa Boleh Diadu

Namun, dalam pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil.

Disaat itulah, anak Badarudin yang bernama Jerry Zakti keluar dari dalam kamar dan langsung mengusir warga Pedang yang datang sambil mengatakan masalah kecelakaan yang dialami ayahnya diselesaikan melalui jalur hukum saja.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved