Truk Pengantar Siswa Masuk Jurang

Mesin Truk Mati saat di Tebing Maut Lahat, Puluhan Siswa Histeris Ketakutan Sebelum Masuk Jurang

Truk itu menjemput puluhan siswa untuk diantar ke SD N 1 Bungamas, SD N 2 Bungamas, SD N 3 Bungamas dan SMP 1 Kikim Timur

Mesin Truk Mati saat di Tebing Maut Lahat, Puluhan Siswa Histeris Ketakutan Sebelum Masuk Jurang
Istimewa
Siswa yang menjadi penumpang truk masuk jurang mendapat perawatan di rumah sakit. Tampak keluarga siswa mendampingi perawatan di rumah sakit, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Tragedi truk masuk jurang karena tak mampu menanjak di Tebing Maut Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, membuat puluhan siswa SD dan SMP ketakutan.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum masuk jurang, siswa histeris ketakutan.

Tingginya bak truk membuat siswa tak berani untuk lompat.

Akibat kejadian tersebut tak ada korban jiwa.

Truk pengantar siswa terbalik masuk jurang Desa Bungamas, Kikim Timur, Lahat, Rabu (12/2/2020).
Truk pengantar siswa terbalik masuk jurang Desa Bungamas, Kikim Timur, Lahat, Rabu (12/2/2020). (Istimewa)

Kejadian naas tersebut, bermula truk yang dikendarai Sinarudin (48 tahun) melaju dari arah perumahan PT PCM.

Truk itu menjemput puluhan siswa untuk diantar ke SD N 1 Bungamas, SD N 2 Bungamas, SD N 3 Bungamas dan SMP 1 Kikim Timur.

Namun, saat warga Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur ini melintsi tebing maut mesin kendaraan tiba tiba mati.

Truk kemudian mundur.

BREAKING NEWS: Diduga Adam, Mayat Bocah Laki-laki Ditemukan di Sungai Komering Saka Selabung

"Jumlah penumpangnya 33 orang dan siswa SD dan SMP. Alami luka luka saat ini sedang kita ,"ujar Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah, melalui kapolsek Kikim Timur, Samsuardi, Rabu (12/2/2020).

Sementara itu, pasca insiden tersebut puluhan siswa langsung dilarikan ke rumah sakit yang selanjutnya oleh pihak PT PCM dibawah ke Rumah Sakit.

Camat Kikim Timur Kabupaten Lahat, Pebroni mengatakan, sejumlah siswa alami luka luka dan saat ini sudah dilarikan ke rumah.

Menurut Pebroni, puluhan siswa tersebut merupakan Warga di perumahan PT Sawit yang masuk wilayah Desa Bungamas.

Mabes Polri Umumkan Muratara Masuk Kelompok 7 Kabupaten Rawan saat Pilkada Serentak 2020

"Truk tersebut memang setiap harinya mengantar anak sekolah. Naas, sekitar pukul 07.30 wib saat menanjak di Tebing Maut desa Bungamas kendaraan tak bisa menanjak hingga masuk kedalam jurang, "terang Pebroni, Rabu (12/2/2020).

Pebroni belum bisa merinci lebih jauh terkait penyebab dan identitas sopir termasuk puluhan siswa yang ikut kecelakaan dalam musibah tersebut. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved