Pilkada Muratara 2020

Mabes Polri Umumkan Muratara Masuk Kelompok 7 Kabupaten Rawan saat Pilkada Serentak 2020

Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi salah daerah yang masuk dalam daftar nasional daerah rawan pada Pilkada serentak 2020 tersebut.

Mabes Polri Umumkan Muratara Masuk Kelompok 7 Kabupaten Rawan saat Pilkada Serentak 2020
Tribun Sumsel/ Rahmat Aizullah
Munawir, Ketua Bawaslu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah memetakan sejumlah daerah yang dinilai rawan dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 yang berlangsung di 270 daerah.

Daftar daerah rawan itu dirilis dan disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi daerah yang masuk dalam daftar nasional daerah rawan pada Pilkada serentak 2020 tersebut.

Berdasarkan data Polri, pada Pilkada provinsi ada sembilan provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi.

Antara lain, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Utara, Jambi dan Kalimantan Tengah.

Pada Pilkada kota dengan tingkat kerawanan tertinggi berada di tiga daerah, yaitu Tomohon, Bitung, dan Tangerang Selatan.

Dari Beragam Latar Belakang, PPK Pilkada Serentak di Sumsel Dilantik 29 Februari

Sementara di tingkat kabupaten, ada tujuh daerah paling rawan, yakni Nabire, Timor Tengah Utara, Keerom, Manggarai Barat, Sumba Barat, Tojo Una-Una, dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Menanggapi kabar Pilkada Muratara masuk daftar nasional daerah rawan tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat angkat bicara.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir menduga, Polri memetakan Kabupaten Muratara masuk daerah rawan itu berdasarkan rekam jejak dari Pilkada sebelumnya.

"Mungkin Polri melihat dari Pilkada 2015, kalau Pilkada 2020 ini untuk di Sumsel justru Muratara lebih aman dibandingkan daerah lain," kata Munawir, Rabu (12/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved