Berita Lahat

Sejak Pemkab Lahat Tinggalkan BPJS Kesehatan, Banyak Kepala Daerah di Indonesia Ingin Belajar

Keputusan tegas Pemkab Lahat meninggalkan BPJS Kesehatan menjadi perhatian banyak daerah lain

Sejak Pemkab Lahat Tinggalkan BPJS Kesehatan, Banyak Kepala Daerah di Indonesia Ingin Belajar
Sripo/ Ehdi Amin
Bupati Lahat Cik Ujang mengungkapkan sejumlah kepala daerah di Indonesia ingin belajar ke Lahat 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Keputusan tegas Pemkab Lahat meninggalkan BPJS Kesehatan menjadi perhatian banyak daerah lain.

Informasi yang diperoleh, banyak kepala daerah yang ingin studi banding ke Lahat.

Daerah itu ingin mengetahui bagaimana bisa melayani kesehatan warga dengan hanya menggunakan KTP (kartu tanda penduduk) dan KK (kartu keluarga).

"Berita terkait Pemkab Lahat tinggalkan layanan BPJS viral. Banyak kepala daerah tak hanya di Sumsel tapi di provinsi lain yang hubungi saya untuk mempelajari kebijakan yang ditempuh Pemkab Lahat."

"Ini tidak lepas berkat bantuan kawan kawan media, "ungkap Bupati Lahat, Cik Ujang saat silaturahmi bersama awak media.

Ratusan Peserta BPJS Kesehatan Prabumulih Terpaksa Turun Kelas, Akibat Iuran Naik

Dikatakan Cik Ujang, bagi Pemkab Lahat sendiri bagaimana bisa memberikan layanan yang terbaik bagi warga di Bumi Seganti Setungguan.
Disisi lain jika menggunakan BPJS maka Pemkab Lahat tidak cukup anggaran terlebih setelah iuaran tuk BPJS naik.

Namun demikian jika BPJS bersedia dengan anggaran yang ada tak jadi soal dan bisa melayani semua warga.

Tak hanya itu, jangan sampai dengan menggunakan BPJS pelayanan sulit dan dikeluhkan warga.

"Selain akan dijamin kemudahan, dengan KTP KK Pemkab dimungkinkan bisa menghemat karena yang dibayar hanya yang diklaim."

"Terimakasih atas dukungan warga dengan media atas kebijakan ini. Intinya ini akan kita terapkan demi kepentingan warga, "tegas Cik Ujang.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved