Wapres KH Maruf Tanggapi Arti Pembekalan Pranikah, 'Tak Punya Sertifikat Tak Boleh Nikah,Menakutkan'

Bukan berarti yang enggak punya sertifikat enggak boleh nikah, ini menakutkan. Substansinya yang kita pentingkan

Wapres KH Maruf Tanggapi Arti Pembekalan Pranikah, 'Tak Punya Sertifikat Tak Boleh Nikah,Menakutkan'
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Pengantin Menikah 

TRIBUNSUMSEL.COM - Wapres KH Maruf Tanggapi Arti Pembekalan Pranikah, 'Tak Punya Sertifikat Tak Boleh Nikah,Menakutkan'

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, sertifikasi pembekalan pranikah tidak untuk mengatur seseorang boleh atau tidak boleh menikah.

Ma'ruf menyatakan, pembekalan dan sertifikasi itu hanya bertujuan memberikan pemahaman membangun rumah tangga yang baik, bukan meluluskan atau melarang orang untuk menikah.

Syarat Baru Menikah di 2020 di Era Jokowi - Maruf, Harus Dapatkan Sertifikasi Perkawinan

Hal itu disampaikan Wapres menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang menyatakan pasangan yang hendak menikah harus lulus pembekalan pranikah terlebih dahulu.

"Itu (pembekalan) penting memang untuk adanya istilahnya itu memberikan pelatihan pada pranikah. Karena supaya ketika dia nikah itu dia sudah siap mental dan fisik, terutama dalam menghadapi kemungkinan pencegahan stunting," ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

"Bukan berarti yang enggak punya sertifikat enggak boleh nikah, ini menakutkan. Substansinya yang kita pentingkan," ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Ma'ruf mengatakan, keluarga merupakan unit terkecil dari negara.

Karenanya, peran keluarga dalam membentuk SDM yang baik dan berkualitas sangat penting.

Ma'ruf menyampaikan, sedianya pembekalan pranikah bertujuan memberikan pemahaman kepada warga negara mengenai pentingnya membangun rumah tangga yang kuat untuk menghasilkan SDM yang berkualitas.

"Sebab rumah tangga itu unit terkecil dari masyarakat, dari negara. Dari bangsa itu kan diperkecil miniaturnya rumah tangga," ujar Wapres.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved