Bayi Dibuang di Mesin Cuci

Kasus Bayi Laki-laki yang Dimasukan ke Dalam Mesin Cuci di Otopsi, Ditangani Polresta Palembang

Kasus Bayi Laki-laki yang Dimasukan ke Dalam Mesin Cuci di Otopsi, Ditangani Polresta Palembang

Kasus Bayi Laki-laki yang Dimasukan ke Dalam Mesin Cuci di Otopsi, Ditangani Polresta Palembang
Tribunsumsel.com/Shinta
Kasus Bayi Laki-laki yang Dimasukan ke Dalam Mesin Cuci di Otopsi, Ditangani Polresta Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Kasus Bayi Laki-laki yang Dimasukan ke Dalam Mesin Cuci di Otopsi, Ditangani Polresta Palembang

Bayi laki-laki yang diduga dimasukkan ke dalam mesin cuci oleh ibu kandungnya meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, bayi tersebut meninggal dunia pada pukul 20.30 setelah dibawa ke RS Siloam Palembang, Senin (4/11/2019).

Kronologi Pembantu Rumah Tangga Masukkan Bayi ke Dalam Mesin Cuci, Saksi Dengar Teriakan Bayi

BREAKING NEWS: PRT di Palembang Masukkan Bayi Ke Mesin Cuci, Baru Dilahirkannya di Kamar Mandi

Saat ini bayi malang tersebut telah berada di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (5/11/2019)

Sebelumnya, Sutina ibu kandung bayi tersebut diduga tega memasukkan anak yang baru dilahirkannya ke dalam mesin cuci.

Kejadian mengejutkan itu terjadi di Jalan Telaga No. 9 Rt 41 Rw 14 Kel 30 Ilir Kec Ilir Barat II Palembang.

Tribunsumsel.com akan terus melaporkan perkembangan kasus ini.

Kasus seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang memasukkan bayi yang baru dilahirkannya ke mesin cuci, kini sedang ditangani Satreskrim Polresta Palembang.

"Kasus ibu bunuh bayi akan dirilis siang ini pukul 14.00," kata Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin kepada ketika dihubungi TribunSumsel.com, Selasa (5/11/2019).

Polisi belum membocorkan identitas pelaku pembunuhan keji tersebut.

"Nanti saja tunggu rilis," kata Tohirin singkat.(Shinta/Agung)

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved