Ada 92 Ribu Orang Sumsel Mengonsumsi Narkoba, Butuh Pusat Rehabilitasi

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, ada 1,7 persen atau sekitar 92 ribu orang di Sumsel yang mengonsumsi narkoba

Ada 92 Ribu Orang Sumsel Mengonsumsi Narkoba, Butuh Pusat Rehabilitasi
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Asisten I Pemprov Sumsel Bidang Pemerintahan, Ahmad Najib saat berbicara pada rilis dan pemusnahan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di kantor BNN Sumsel, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, ada 1,7 persen atau sekitar 92 ribu orang di Sumsel yang mengonsumsi narkoba.

"Jumlah sebanyak itu ada yang pemakai, pecandu," kata Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jhon Turman Panjaitan, saat rilis narkoba di kantor BNN Sumsel, Jakabaring, Palembang, Selasa (1/10/2019).

Untuk menampung para pecandu narkoba dalam program rehabilitasi, BNN Sumsel memohon dukungan Pemprov Sumsel agar membangun pusat rehabilitasi pecandu narkoba.

"Dukungan dari semua pihak, khususnya Pemprov Sumsel amat dibutuhkan."

"Adapun program BNN dalam memerangi narkoba ialah sosialisasi, pemberantasan dan rehabilitasi. Untuk langkah ketiga ini, kita perlu pusat rehabilitasi,"

Dijelaskan Turman, untuk merehabilitasi pecandu narkoba, BNN Sumsel selama ini mengirim sebagian kecil para pecandu ke berbagai pusat rehabilitasi narkoba di luar Sumsel.

BNN Sumsel Amankan 43 Kg Sabu-sabu dari 4 Bandar, Jumlah Tangkapan Paling Besar

Seperti di Kalianda di Lampung Selatan, Batam di Kepulauan Riau dan Bogor di Jawa Barat.

"Ada 183 pecandu narkoba yang kita kirim (rehabilitasi) di luar Sumsel. Ada juga yang menyerahkan ke BNN Sumsel sebanyak 481 orang sejauh ini," jelas pria berkacamata itu.

"Maka kita perlu satu saja pusat rehabilitasi pecandu narkoba," kata Turman.

Pada kesempatan sama, Asisten I Pemprov Sumsel Bidang Pemerintahan, Ahmad Najib mengatakan, apa yang disampaikan BNN Sumsel sejalan dengan program Pemprov Sumsel dalam memerangi narkoba.

Terkait permintaan pembangunan pusat rehabilitasi, Najib mengaku sudah membicarakannya dengan Gurbernur Sumsel, Herman Deru.

2 Oktober Besok Hari Batik Nasional, Ini Jenis Batik Digemari Warga Luar Negeri

"Pusat rehabilitasi narkoba ini lokasinya kita siapkan, (kandidat lokasi) di Ogan Ilir, Prabumulih dan Pagaralam," kata Najib.

Meski tidak menjelaskan secara rinci kapan pelaksanaan pembangunan pusat rehabilitasi itu, Najib menegaskan, pemerintah sangat berkomitmen memberantas peredaran narkoba di Bumi Sriwijaya.

"Saya percaya banyak tokoh muda potensial di Sumsel, banyak generasi emas, makanya harus kita jauhkan dari narkoba," kata dia.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved