Pilkada Serentak Sumsel 2020

KPU Sumsel Minta Anggaran Rp 17,7 Miliar untuk Monitoring Pilkada Serentak 2020

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengajukan anggaran Rp 17,7 miliar

KPU Sumsel Minta Anggaran Rp 17,7 Miliar untuk Monitoring Pilkada Serentak 2020
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengajukan anggaran Rp 17,7 miliar.

Anggaran sebesar itu untuk kegiatan memonitoring Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota di Sumsel.

Menurut ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, anggaran monitoring tersebut bukan untuk logistik, melainkan untuk penguatan lembaga dalam menyukseskan Pilkada serentak.

"Pada anggaran APBD Sumsel 2020 nanti, kita akan mengajukan sekitar Rp 17,7 M. Alokasi selain penguatan kelembagaan dan bimtek, terdapat juga nanti roadshow di 7 kabupaten sebelum pelaksanaan pencoblosan September mendatang," ujarnya, Jumat (13/9/2019).

Bupati OKU Timur Kholid Tegaskan Tidak Mencalonkan Diri di Pilkada 2020

Diungkapkan Kelly, pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun ini, KPU Sumsel telah mengajukan sejumlah anggaran untuk mendukung proses Pilkada di Kabupaten.

Namun, dari laporan yang ada, jika jumlah yang disetujui DPRD dibawah 40 persen dari pengajuan.

"Pengajuan kita tahun 2018 lalu sebesar Rp 7 M, memang bari masuk anggaran baru selanjutnya dalam ABT, tapi yang disetujui sangat kecil hanya sekitar Rp 1,3 M," capnya.

Kelly menambahkan, jika anggaran dalam ABT tersebut rencananya diperuntukkan untuk penguatan lembaga renovasi kantor, bimtek, audiotorium , termasuk sosialisasi Pilkada 7 Kabupaten.

"Dengan anggaran yang kecil, terpaksa nantinya akan difokuskan untuo bantuan Pilkada dulu, selain itu kita akan memangkas pagu lainnya termasuk renovasi gedung KPU Sumsel ditiadakan terlebih dahulu," ungkapnya.

Ini Syarat Maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 Jalur Independen (Perseorangan)

Kelly menyatakan, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.15/2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Pilkada akan digelar pada 23 September 2020 secara serentak di 270 daerah, termasuk 7 Kabupaten di Sumsel.

Terkait adanya wacana larangan, bagi eks napi korupsi untuk maju Pilkada, Kelly mengaku hal tersebut masih dibahas KPU RI.

"Belum ada keputusan resmi, kita masih menunggu. Jika sudah ada aturannya baru kita terapkan. Tapi kita masih menunggu KPU RI, apapun putusan nanti akan dijalankan," pungkas Kelly.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved