Berita Prabumulih

Begal Meresahkan di Jalan Sudirman Prabumulih Diringkus Polisi

Satu dari tiga kawanan begal sekaligus jambret bermotor yang meresahkan masyarakat kota Prabumulih, diringkus polisi

Begal Meresahkan di Jalan Sudirman Prabumulih Diringkus Polisi
Tribun Sumsel/ Edison
Andreas begal di Prabumulih saat berada di kantor polisi, Jumat (13/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Satu dari tiga kawanan begal sekaligus jambret bermotor yang meresahkan masyarakat kota Prabumulih, diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Prabumulih Timur.

Pelaku yang diringkus yakni Andreas Gunawan (23 tahun), yang merupakan warga Jalan Arimbi RT 03 RW 05 Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang diambil pelaku bersama dua temannya dari korban yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih, 17 Februari 2019 lalu.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Andreas berikut barang bukti diamankan di sel tahanan Mapolres Prabumulih.

Hilang 2 Tahun Lalu, Tengkorak dan Tulang Warga Muba Ini Ditemukan Tersangkut di Pohon

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya Andreas Gunawan bermula dari hasil pengembangan polisi terhadap satu pelaku lainnya yang telah tertangkap yakni inisial RA (17) namun dilakukan diversi.

Dari keterangan Reza diketahui jika melakukan aksi begal alias pencurian dengan pemberatan kendaraan roda dua dilakukan dirinya bersama Andreas dan satu pelaku buron lainnya.

Mendapat pengakuan itu petugas langsung memburu pelaku dan meringkus Andreas ketika berada di kediamannya.

Hasil pengembangan polisi, pelaku ternyata juga terlibat aksi jambret handphone seorang ketika melintas di Jalan Bukit Lebar Prabumulih.

Kronologi Rekayasa Perampokan di Minimarket Prabumulih, Uang 41 Juta di WC Hilang Saat Polisi Datang

Dihadapan petugas, Andreas mengakui perbuatannya melakukan begal motor lantaran khilaf dan sepeda motor dijual ke Teluk Lubuk.

"Motor kami jual ke Teluk Lubuk seharga Rp 350 ribu dan sabu-sabu seberat 1 jie lalu kami memakai sabu sama-sama," katanya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi mengungkapkan diringkusnya Andreas setelah pihaknya mengamankan seorang pelaku yang masih dibawah umur dan dilakukan diversi.

"Pelaku merupakan DPO (daftar pencarian orang) kita, namun berhasil kita amankan di kediamannya. Atas perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 363 ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved