Kasus Penyiksaan SMA Taruna

Wiko Kritis Diduga Korban Kekerasan MOS SMA Taruna, Keluarga Curiga Soal Dirawat di RS yang Jauh

Seorang siswa SMA Taruna Indonesia, Wiko Jerianda (16 tahun), menjadi korban dugaan kekerasan masa orientasi sekolah (MOS).

Wiko Kritis Diduga Korban Kekerasan MOS SMA Taruna, Keluarga Curiga Soal Dirawat di RS yang Jauh
SRI HIDAYATUN/TRIBUNSUMSEL.COM
Wiko masih kritis usai operasi diduga akibat penyiksaan selama MOS SMA Taruna Indonesia Palembang. 

Setelah diperiksa dokter dan dironsen, didapatkan bahwa anaknya mengalami usus terlilit sehingga harus dilakukan tindakan cepat untuk dioperasi.

"Saya lihat perut anak saya itu bengkak mba besar sekali. Jadi jam 9 malam itu langsung diambil tindak operasi dan selesai jam 12 malam hingga sekarang tak sadarkan diri," jelasnya.

Suwito mengatakan sebelum dioperasi anaknya sempat masuk kamar dan melihat tubuh di bagian belakang anaknya lebam-lebam seperti habis kena pukulan.

"Kami belum sempat bertanya karena anak saya itu ngigau terus tak terhitung lagi," ungkap dia.

Kata Suwito, sejak pasca operasi pihak sekolah yang mengantarkan anaknya ke rumah sakit hingga saat ini tidak datang lagi kesini.

"Saat datang pertama ke rumah sakit ada dua orang dari pihak sekolah lalu pulang dan habis magrib pada hari pertama masuk itu datang lagi namun sampai sekarang tidak ada kabar lagi," bebernya.

Suwito sempat bertanya kepada teman anaknya yang mengantar kalau sang anak hanya sakit demam panas saja.

"Saya sempat curiga kok demam panas tinggi sampai begini. Memang anak saya suka ngingau kalau sakit demam tinggi tapi gak sampai seperti ini ngingaunya berkali-kali," ungkap dia.

Bahkan ia curiga dengan kata-kata anaknya yang mengingau seperti itu.

Ditambahkan Firli, saat ini pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke pihak Polresta Palembang.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved