Pemilik Toko Emas Dirampok di Palembang

5 Fakta Perampokan 2,7 Kg Emas di Palembang, Tarik-tarikan Tas Isi Emas di Tengah Keramaian

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kawanan perampok berani beraksi di tengah keramaian Jalan Dempo Luar Kecamatan IT 1 Palembang, Rabu (3/4)

Editor: Wawan Perdana
ISTIMEWA
Korban perampokan Djulijono (71) pemilik toko emas Sinar Mas saat dirawat di RS RK Charitas Palembang, Rabu (3/4/2019). 

Sebelumnya Akiong pernah kena rampok di toko emas miliknya Sinar Mas/Sumber pada 20 September 2018 lalu.

Saat itu, Djulijono dan anaknya, Ferri, sempat melempar kursi ke arah pelaku. Kasus itu terungkap dengan tertangkapnya pelaku Usman (40), warga Jl Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, SU I. Satu pelaku buron.

4. Dikira Bertengkar

Di medsos menjadi perdebatan netizen mempertanyakan banyak saksi yang beraktivitas dan pengendara mobil di dekat lokasi tetapi tidak satu orang pun menolong korban.

Udin, saksi mata di lokasi, membantah keras warga tidak peduli terhadap peristiwa itu.

"Jadi begini, awalnya kami mengira ada pengendara motor yang bersenggolan terus bertengkar. Kami sama sekali tidak tahu kalau itu perampokan," katanya.

"Karena waktu itu banyak mobil yang tiba-tiba berhenti di simpang itu. Berhubung karena posisi korban masih di dalam persimpangan jalan, jadi mereka tertutup oleh badan mobil," sambungnya.

Udin mengatakan, korban sama sekali tidak berteriak maling atau rampok. Mereka hanya mengeluarkan suara seperti orang berkelahi.

Hal itu semakin diperkeruh oleh bisingnya suara klakson mobil yang entah kenapa terus berbunyi keras saat itu.

"Harusnya bukan warga yang langsung menolong. Tapi si pemilik mobil. Mereka yang melihat langsung, tapi tidak berani menolong. Cuma suara klakson saja yang dikeraskan," ujarnya.

Warga sekitar baru tahu bahwa terjadi perampokan saat barisan mobil di dekat lokasi kejadian, mulai bergerak maju ke depan.

"Nah, dari situ baru kami lihat. Ternyata perampokan," ujarnya.

5. Pelaku Bawa Pisau Warga Takut

Senada diungkapkan Dian. Dikatakan karyawan toko sepeda persis di depan simpang tiga jalan Semeru tersebut, saat itu dia mengira terjadi pertengkaran di lokasi tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved