Pemerkosa Bidan YL di Ogan Ilir Dikabarkan Telah Ditangkap, Ini Kata Kapolda Sumsel
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus dugaan pemerkosaan bidan YL yang sempat menghebohkan, kembali berlanjut.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
"Sempat dia mengatakan dari Polda. Tetap akan saya sidik. Pak polisi tidak boleh membuktikan dengan cara-cara begitu."
"Kenapa itu tidak boleh, karena setiap kasus harus mengunakan labfor. Karena itu bukti tidak terbantahkan," jelasnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani ketika dikonfirmasi enggan berspekulasi mengenai hal tersebut.
"Saya sudah mengecek dan menemui korban di Rumah sakit Bhayangkara dan juga menemui kedua orangtuanya."
"Dari hasil keterangan korban, ia sendiri belum mengetahui siapa yang melakukan, hal tersebut kepadanya" jelasnya.
Saat ini, pihaknya bersama jajaran masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus yang menimpa korban Haris Mail hingga mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Sudah ya, itu saja," pungkasnya.
Korban Ari Ismail, yang diduga menjadi korban salah tangkap. Dia diciduk, Kamis (21/2) malam.
Saat itu Ari dan temannya, Dani, mengendarai sepeda motor merasa ada beberapa sepeda motor yang membuntuti mereka.
Tiga pengendara motor menyetop kendaraannya dan menghardik ia dan Hari. Dani lompat dari motor, sementara Ari dimasukan ke dalam mobil.
Ari ditemukan di semak-semak pinggir jalan di Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Jumat (22/2) pukul 10.00, di wilayah perbatasan dekat Jakabaring dan Pemulutan.
Saat ditemukan, Ari dalam kondisi tidak berdaya dengan wajah babak belur.
Ia pun dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk menjalani perawatan.
Ari masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara, Minggu (24/2).
Hingga saat ini keluarga dan kerabat dekat terus berdatangan untuk membesuk dan mengtahui perkembangan kesehatan Ari.