Pemerkosa Bidan YL di Ogan Ilir Dikabarkan Telah Ditangkap, Ini Kata Kapolda Sumsel
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus dugaan pemerkosaan bidan YL yang sempat menghebohkan, kembali berlanjut.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus dugaan pemerkosaan bidan YL yang sempat menghebohkan, kembali berlanjut.
Informasi yang berhasil dihimpun bila pelaku pemerkosa terhadap bidan YL sudah ditangkap, Senin (12/3/2019).
Pelaku ditangkap dan dihadiahi timah panas, karena berupaya kabur ketika akan ditangkap. Saat ini, pelaku sudah diamankan dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk mengobati lukanya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi membenarkan bila ada penangkapan terhadap pelaku pemerkosa bidan YL.
"Iya bener, nanti setelah salat zuhur inshaa Allah dirilis, karena tersangja masih di rumah sakit maka releasenya di rumah sakit bhayangkara," ujar Kapolda.
Dilansir akun instagram Palembang Bedesau Katim Opsnal Unit I Subdit III Jarantas Ditreskrimum Polda Sumsel, Aiptu Heri atau Katim Her beserta timnya berhasil menangkap pelaku pemerkosa tersebut.
Terlihat dari video tersebut, sepertinya pemerkosa ditembak hingga harus dirawat di rumah sakit.
Sebelumnya, Penyidik dan labfor juga masih mengumpulkan bukti-bukti yang kuat agar kasus ini bisa terungkap apakah bidan YL benar-benar diperkosa atau tidak.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, kasus ini masih terus didalami dengan mengumpulkan bukti yang bisa memperkuat bila bidan YL memang benar-benar diperkosa.
• Keluarga Korban Salah Tangkap Kasus Bidan Diperkosa di Pemulutan Minta Pertanggungjawaban Pelaku
• Fakta-fakta Baru Bidan YL Diperkosa di Ogan Ilir (OI), Oknum Polisi Diduga Siksa, Bidan YL Pulang
• Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel Temui Korban Dugaan Salah Tangkap Kasus Pemerkosaan Bidan
"Ya bagaimana mungkin, bila seseorang diperkosa tetapi bekas sperma saja tidak ditemukan. Karena, bila diperkosa paling tidak ada bekas sperma yang tertinggal. Ini sama sekali tidak ada," ujar Kapolda.
Kasus yang menjadi perhatian ini, sampai-sampai ada orang yang diculik dan dianiaya agar dipaksa untuk mengakui bila dirinya yang melakukan pemerkosaan terhadap bidan YL.
Hingga, korban harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palembang karena luka-luka yang dideritanya.
"Kami masih terus selidiki, baik yang bidan desa maupun korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum anggota polisi. Kalau yang penganiayaan ini, jadi aib bagi koprs," ungkapnya.
Jenderal bintang dua ini berjanji, akan menyelesaikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap bidan YL. Karena, hingga saat ini laporan yang masuk hanya laporan pemerkosaan dan bukan perampokan disertai pemerkosaan.
Keluarga Ari Ismail (25) alias Ujang, korban salah tangkap kasus bidan diperkosa menerima kunjungan dari Propam Polda Sumsel di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Sabtu (23/2/2019).