Breaking News:

Pembunuhan Mahasiswi di Muara Enim

Puluhan Warga dan Keluarga Fatmi Datangi Polsek Gelumbang Ingin Pastikan Sairun Ditangkap

Puluhan masyarakat Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim, mendatangi markas kepolisian sektor (Polsek) Gelumbang

Penulis: Edison | Editor: Siemen Martin
IST
Sairun Terkapar 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Puluhan masyarakat Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim, mendatangi markas kepolisian sektor (Polsek) Gelumbang, Jumat (1/2/2019) sekitar pukul 22.43.

Massa yang datang menggunakan sepeda motor dengan cara pawai dari desa tersebut ingin memastikan pelaku Upuzan alias Sairun yang merupakan pelaku perampok, pemerkosa dan pembunuh Fatmi Rohanayanti (20), apakah ada ditempat atau tidak.

Kondisi Terkapar, Inilah Wajah Sairun Pembunuh, Pemerkosa Fatmi Mahasiswi UIN Palembang di Muaraenim

Qatar Juara Piala Asia 2019 Usai Kalahkan Jepang, Selama Turnamen Hanya Kebobolan 1 Gol

Lapas Kelas II B Muaraenim Buka Layanan Belajar di Pesantren Bagi Warga Binaan

"Kami datang untuk mempertanyakan apakah benar pelaku telah ditangkap, kami ingin lihat," ungkap warga berteriak disambut riuh warga lainnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya yang meminta pelaku dihukum seberat-beratnya dan diperlihatkan ke puluhan warga yang datang.

"Kami tidak percaya, kami ingin lihat, benar tidak ditangkap, jangan-jangan tidak ada," beber warga.

Kedatangan puluhan warga itu sendiri diamankan puluhan anggota personel dari Polsek Gelumbang dan Polsek Lembak, Polres Muaraenim, Yonkav dan Koramil setempat.

Petugas kemudian meminta 10 perwakilan warga untuk masuk ke halaman polsek untuk mendapat penjelasan dari petugas kepolisian.

"Pelaku telah kami amankan dan telah kami kirim ke Polres Muaraenim, jadi tidak bisa kami tunjukkan," tegas Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono memberi penjelasan ke perwakilan warga.

Kapolsek mengatakan, warga tidak perlu khawatir disebabkan pelaku akan dikenakan hukuman berat sesuai perbuatannya.

"Kami minta warga sabar dan kami pastikan pelaku telah diamankan, mengenai hukuman nanti pengadilan akan menghukum seberat-beratnya kita serahkan ke pengadilan.

Sekarang warga tenang dan silahkan pulang," harap kapolsek kepada warga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved