Mayat Perempuan Dalam Lemari - Ayah Jemput Jenazah Ciktuti Iin Puspita Pulang ke OKU Selatan

Suud bersama tiga kerabat dari Muaradua, OKU Selatan, bergegas berangkat ke Jakarta.

Mayat Perempuan Dalam Lemari - Ayah Jemput Jenazah Ciktuti Iin Puspita Pulang ke OKU Selatan
Facebook
Mayat Perempuan Dalam Lemari - Ayah Jemput Jenazah Ciktuti Iin Puspita Pulang ke OKU Selatan 

Adik tiri Ciktuti, Indah mengatakan, pihaknya merasa kehilangan atas meninggalnya Ciktuti.

"Saya dengan mbak (Ciktutik) adik beradik tiri, kami satu bapak lain ibu," ungkapnya.

Indah menyatakan, meninggalnya Ciktuti diketahui setelah beredar berita tentang penemuan mayat wanita di kos-kosan. Tak disangka, mayat tersebut adalah kakak tirinya.

"Iya viral di media sosial maupun berita, sampai sekarang kami terus memantau perkembangan pemberitaan ini," jelasnya

Menurutnya, kedua pelaku yang ditangkap sama sekali pihak keluarga tidak ada yang mengenal. Indah memastikan, kedua pelaku pasti ada kaitan dengan Ciktuti.

"Saya tidak kenal, tapi kami yakin pelakunya itu kawan dekat mbak, kami minta kepada pelaku untuk dihukum setimpal," jelasnya.

Sementara Edy Daya, warga satu desa dengan Iin yang mendampingi keluarga korban di Jakarta mengatakan, Iin sudah tiga tahun tinggal di Jakarta.

"Saya dimintai bantuan. Kebetulan memang kami satu dusun," katanya saat dihubungi Tribunsumsel.com.

Edy mengatakan, keseharian ayah korban bekerja sebagai pengrajin kusen kayu.

Edy bersama dua rekannya, Makmun Murod dan Alam Sutra, ikut menunggui otopsi sampai memindahkan jenazah ke ambulans gratis milik anggota DPRD Sumsel asal OKUS, Iwan Hermawan, untuk dibawa ke Muaradua.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved