Breaking News

Belajar dari Kisah TY, Pinjamkan Aplikasi Grab ke Orang Tak Dikenal, Ternyata Pelaku Perampokan

Keberadaan mobil Daihatsu Sigra warna hitam milik korban driver Grabcar korban perampokan, Sofyan, akhirnya ditemukan petugas

Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN
MENYERAH - Tersangka, Franata Ariwibowo yang menyerahkan diri diamankan di Polsek Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Kamis (15/11/2018). Polisi masih memburu dua pelaku pembunh sopir Sofyan. 

Disebutkan Akbar Cs sampai lima kali memesan taksol, sampak kemudian diterima Sofyan.

Terungkapnya kasus hilangnya korban Sofyan, patut diberikan apresiasi kepada tim Jatanras pimpinan AKBP Yoga Baskara.

Dikarenakan untuk memulai penyelidikan, petugas kekurangan bukti dan petunjuk.

"Kami melakukan penyelidikan itu mulai tanggal 30 Oktober dengan bukti yang kurang. Kita pun merangkai ulang berdasarkan bukti dan petunjuk yang ada. Untuk pelaku AK saat ini masih dalam pengejaran petugas," ujar Yoga.

Sosok TY Pemesan Taksi

Sebelum menghilang, driver taksi online Grab Sopyan sempat menyebarkan posisi terakhirnya.

Melalui grup WhatsApp, Sofyan memberitahu posisinya di kawasan Betung Banyuasin.

Ketua Persatuan Driver Online Sumsel (PDOS)Edo ketika dikonfirmasi menuturkan, mereka telah melakukan pencarian di titik terakhir tempat Sofyan pengirimkan lokasinya.

Akan tetapi, pencarian yang dilakukan tak membuahkan hasil bahkan mobil jenis daihatsu Sigra warna hitam dengan nopol BG 1274 UN juga tak ditemukan.

 

“Dari Betung, Sumbawa sampai KM 17 sudah kami cari. Tetapi masih tidak bertemu," ujarnya, Kamis (1/11/2018).

Dari perbincangan terakhir, Sofyan ternyata sempat meminta untuk dilacak dengan menyebarkan titik GPS melalui ponsel ke grup WhatsApp sebelum menghilang.

Mereka langsung menghubungi pihak aplikator dari taksi online ditempat Sofyan bekerja untuk meminta akun pemesan kepada korban.

“Ternyata setelah ditelepon, nomor yang pemesan itu ternyata seorang perempuan. Perempuan itu inisial TY dan ia mengaku hanya meminjamkan aplikasi kepada tiga orang tak dikenal ketika ia sedang berada di salah satu rumah makan kawasan KM 5 Palembang," ungkap Edo.

Ketika ditanya, ternyata TY baru selesai mengikuti tes CPNS. Sebelum pulang, ia beristirahat dan makan siang di salah satu rumah makan di kawasan KM 5 Palembang.

 

Saat di rumah makan itulah, datang tiga orang lelaki dan meminta agar dipesankan taksi online melalui aplikasi taksi online di ponselnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved