Berita Lahat

Sebentar Lagi Musim Hujan, Warga Lahat Harus Waspada Bekas Lahan Terbakar Berpotensi Longsor

Selain beberapa titik yang sering terjadi di Lahat selama ini, pada lahan yang terbakar saat kemarau juga bisa berpotensi longsor

SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ilustrasi : Longsor ringan terjadi di 4 titik Jalan Raya Pulau Beringin pada Senin (18/6/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Marjono menginformasikan kepada warga di Kabupaten Lahat, akhir Oktober akan memasuki musim hujan.

Dikatakan Marjono, warga harus waspada apalagi saat musim kemarau sempat terjadi beberapa kebakaran lahan.

Pada musim penghujan ini daerah bekas kebakaran tersebut bisa berpotensi longsor.

"Minggu ke 4 bulan oktober. Pada musim penghujan, Kabupaten Lahat rawan terjadi longsor."

"Selain beberapa titik rawan longsor yang sering terjadi, pada lahan yang terbakar saat kemarau juga bisa berpotensi longsor," ujar Marjono, Minggu (28/10/2018).

Baca: 2 Wahana Baru OPI Water Fun, Crazy Cone dan Speed Slide Pertama di Palembang dan Lebih Ekstrem

Baca: Hasil Babak Pertama, Mitra Kukar vs PSIS Semarang, Ini Live Streaming TV Online O Channel

Lanjutnya di daerah bekas kebakaran tersebut seperti di Terkul, Kecamatan Pulau Pinang , Jalan Pulau Pinang - Tinggi Hari dan Kawasan Gumay Ulu.

"Disana sempat terbakar, jadi saat hujan rawan longsor," tambahnya.

Sementara daerah rawan longsor lainnya seperti di Jalan Tanjung Sakti - Mana Bengkulu Selatan.

Selain itu, juga air datangan yang bisa naik secara tiba- tiba seperti di Kawasan Kikim dan Kecamatan yang berada di Pinggir Sungai Lematang.

Baca: Operasi Zebra 2018: CCTV Akan Pantau Pengendara, Pelanggar ini Paling Diincar

Baca: Tak Sanggup Bayar Utang, Seorang Wanita Warga OKI dan Teman Prianya Disekap Dianiaya di Kebun Tebu

Untuk itu dirinya mengimbau, masyarakat dapat lebih waspada.
Lantaran pada musim hujan bisa terjadi longsor, pohon tumbang dan naiknya permukaan air sungai.

"Lebih tingkatkn kewaspadaan, karena untuk longsor ini tidak bisa terdeteksi. Jika terjadi bencana segeralah melapor, anggota kita stanbay 24 jam,"katanya. (SP/ Ehdi Amin)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved