Bupati Banyuasin Askolani
Askolani : Saya Kuat Karena Anak-Anak
Askolani duduk di kursi menandatangan berkas, sementara sang putri duduk di pundaknya.
Pernikahan Askolani dan Heryati membuahkan lima anak, yaitu M Syarif Hidayatullah Askolani Putra, Nabila Askolani Putri, Siti Aisyah Askolani Putri, Nadira Askolani Putri, dan si bungsu Nurul Khoirul Nisa.
Pada malam takziah ke-3, H Askolani menyampaikan kata sambutan mewakili keluarga.
"Pada takziah malam pertama dan kedua selalu diwakili Pak Wabup H Slamet, karena saya belum kuat untuk menyampaikannya. Tetapi malam ini saya sendiri, saya kuat-kuatkan, karena anak-anak saya kuat dan mereka tegar," ungkap Askolani dengan suara serak dan membuat para jemaah ikut menangis.
Lebih lanjut dia berujar,"Sungguh berat cobaan ini, namun semua ini sudah ketentuan Allah, dan tidak ada pilihan harus kami terima dengan ikhlas."
"Maafkan istri saya, mohon doanya semoga almarhummah ditempatkan di surganya NYA," harapnya.
Askolani menjelaskan, bahwa Istrinya Hj Heryati memang sudah menderita sakit selama dua tahun terakhir ini.
"Dibilang sakit dia sehat namun dibilang sehat tapi sakit itu kondisi almarhumah. Sehari sebelum meninggal, saya sempat membatalkan beberapa agenda acara karena ingin menemani dia di rumah sakit. Namun almarhumah bilang dia sehat dan minta saya tetap pergi untuk memenuhi agenda acara. Almarhumah selalu meminta saya mementingkan kepentingan tugas sebagai Bupati dibanding kepentingan dia pribadi," kata Askolani.
Dengan derai air mata, orang nomor satu di Banyuasin mengisahkan anak bungsunya Nisa yang sempat bertanya siapa yang akan buat susu untuk dia. Ini pada saat jenazah almarhuma akan dimasukan ke liat lahat.
"Saya jawab nanti ayah yang buat, jawab Nisa ngak usah yah, biar adek buat sendiri, sedih saya air mata ngalir sendiri, dan oleh dia disapunya pakai tisu," ungkap H Askolani sedih. (hanafijal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/asuh-anak_20181027_001456.jpg)