Breaking News:

UMP Sumsel Bakal Naik Jadi Rp 2,8 Juta, Ini Tanggapan dari Pengusaha

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2019 naik 8,03%.

Ilustrasi gaji 

Hal inilah yang menjadi masalah yang juga harus ada solusinya, jangan sampai dengan menaikkan UMP justru membuat perusahaan kolaps sehingga akan semakin menambah banyak jumlah pengangguran.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Selatan (Sumsel), Ferdi Aligafur setuju dengan keputusan tersebut.

Kenaikan upah ini memiliki kata dia dua sisi yang dilihat dari sisi pengusaha dan juga pekerja.

Bagi pekerja kenaikan upah wajar untuk kesejahteraan mereka, bagi pengusaha khususnya pengusaha besar ataupun perusaahan swasta harusnya tidak keberatan karena skalanya sudah besar.

"Pengusaha juga harus ingat berkat jasa pekerjalah perusahaan yang dulunya kecil naik menjadi mikro, kemudian besar hingga menggurita, jadi jangan lupakan usaha dan tenaga pekerja," ujarnya.

Dilanjutkannya, kebijakan menaikkan upah memang terkadang menimbulkan pro dan kontra terlebih ini juga berlaku bagi pengusaha kecil, sedangkan mereka biasanya kesulitan modal karena biaya produksi lebih besar dari hasil yang didapat.

Ferdi berharap pemerintah bisa mencarikan solusi dengan memberikan bantuan modal atau menyediakan pangsa pasar khususnya bagi pelaku industri kreatif untuk bisa memasarkan produksinya.

Jika produksi mereka bisa dipasarkan maka bisa menjadi penghasilan dan juga menciptakan lapangan pekerjaan.

Banyak Perusahaan Terguncang

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel, Sumarjono Saragih mengatakan kenaikan upah pekerja harus sesuai aturan Peraturan Pemerintah 78 tahun 2015.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved