Gandeng SM Entertainment, Chairul Tanjung Ingin Artis Indonesia Mendunia Seperti K-Pop

Chairul Tanjung menyampaikan bahwa salah satu benefit dari kerjasama dengan perusahaan Korea tersebut bisa mengadopsi strategi bisnis hiburan

Gandeng SM Entertainment, Chairul Tanjung Ingin Artis Indonesia Mendunia Seperti K-Pop
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Chairul Tanjung. 

TRIBUNSUMSEL.COM-K-pop telah memberikan pengaruh cukup besar dikalangan remaja tidak hanya di Indonesia, tapi ke sejumlah negara lain.

Artis-artis asal Korea sangat familiar di generasi milenial dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya musiknya, generasi muda sampai mengetahui detil kehidupan dan keseharian artis idola Korea mereka.

Kini, PT Trans Media Corpora (Trans Media) ingin menyaingi dominasi itu.

Trans Media resmi menggandeng SM Entertainment Group untuk membangun segmen hiburan.

Baca: Borneo FC 2-1 Persipura, Kemenangan Mahal, Kiper Nadeo Argawinata Harus Dirujuk ke Rumah Sakit

Baca: VIDEO : Bayt Al Quran Al Aqbar - Wisata Religi Museum Al Quran Terbesar di Dunia Ada di Palembang

Kerjasama meliputi konten, mobile platform dan lifestyle itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas industri hiburan tanah air.

Chairul Tanjung, Chairman CT Corp menyampaikan bahwa salah satu benefit dari kerjasama dengan perusahaan Korea tersebut adalah bisa mengadopsi strategi bisnis hiburan.

Salah satunya membangun industri hiburan seperti K-pop yang sudah mendunia.

"Intinya (kerjasama) bukan cuma mengirim artis Korea ke Indonesia, tetapi juga bagaimana membangun artis Indonesia bisa go global seperti artis Kpop," ujarnya di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggunakan platform digital maupun strategi agar talenta-talenta bisa tembus di pasar Asia maupun dunia.

Baca: Momen Indah ini Tak Akan Terulang Usai Lina Bercerai dengan Sule, Lihat Kebahagiaannya Dulu

Baca: Jokowi Buka Suara, Biaya Pertemuan IMF di Bali Bukan Indonesia yang Tanggung Penuh, Ini Dampaknya

Oleh karena itu, dirinya akan bergerak cepat untuk merealisasikan terbentuknya perusahaan patungan sebagai langkah awal.

"Kami harap orang Indonesia juga bisa (go global) tidak hanya orang Korea. Kalau orang Korea ada K-Pop, kenapa kita tidak ada I-Pop atau Indonesian Pop?," lanjutnya.

Dirinya mengatakan saat ini kedua tim dari perusahaan akan melakukan pertemuan intens untuk menyiapkan strategi. Harapannya pada Desember mendatang perusahaan tersebut sudah bisa terbentuk, atau paling lambat di kuartal pertama tahun depan.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved