Pilgub Sumsel 2018
Pigub Sumsel 2018: Siapa Saja yang Terpilih, Mohon Kesejahteraan Guru Honor Diperhatikan
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilakukan pada 27 Juni 2018 lalu masih menceritakan harapan bagi pemilih khususnya
TRIBUNSUMSEL.COM-Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilakukan pada 27 Juni 2018 lalu masih menceritakan harapan bagi pemilih khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kendati belum diketahui secara pasti hasil real count oleh KPU. Masyarakat berharap pada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dapat membuat Sumatera Selatan lebih baik dan maju lagi.
Aswat, masyarakat Babat Toman mengungkapkan pada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dapat lebih mensejahterakan lagi nasib-nasib para guru. Menurutnya nasib para guru khususnya guru honorer masih terbilang belum cukup menjanjikan.
“Penghasilan guru honor saat ini masuh belum tentu, kadang dibayarkan kadang tidak pemimpin yang baru harus bisa melihat lebih jauh permasalahan yang ada dibawah. Janji-janji politik yang di ucapkan saat kampanye harus benar dilakukan,”harapnya.
Menurutnya, kesejahteraaan guru honorer yang ada harus bisa segera di meratakan karena guru honorer maupun PNS mempunyai peran penting yang sama. Bahkan tidak jarang ada guru honorer lebih rajin dari pada guru PNS.
“Semoga pemimpin kedepannya bisa memberikan perhatian yang lebih terhadap guru honorer yang ada. Siapapun Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dapat amanah sesuai janji yang disampaikan,”ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan, Arianto Iwan petanti karet di Muba ini mengungkapkan bahwa harga karet yang baik sangat di mimpikan para petani karet. Karena saat ini harga karet tidak menentu yang menyebabkan petani harus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan.
“Banyak calon yang berjanji mengenai hasil tani karet, kami para petani berharap cukup harganya stabil jangan naik turun. Selain itu, akses jalan yang baik diharapkan dapat mempermudah para petani,”ungkapnya.