Pilkada Sumsel

Tanggapan Tim Ishak Mekki Atas Hasil Survei LSI Denny JA : Metodologinya Seperti Apa ?

Sembilan belas hari lagi menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel), Lingkaran Survey Indonesia (LSI)

Tanggapan Tim Ishak Mekki Atas Hasil Survei LSI Denny JA : Metodologinya Seperti Apa ?
Tribun Sumsel/ Arief B Rohekan
Ishak Mekki 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Sembilan belas hari lagi menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel), Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan surveynya pada 1 – 5 Juni 2018.

Hasilnya menempatkan pasangan calon (Paslon) Dodi Reza – Giri Ramandha mendapat elektabilitas tertinggi, sementara paslon Ishak Mekki – Yudha Pratomo Mahyuddin berada di posisi ketiga dari empat paslon yang ada.

Mendengar informasi tersebut, Ketua Tim Pemenangan IYCC Ishak – Yudha, Muchendi Mahzareki menanggapinya dengan santai dan menohok dengan mempertanyaan meteodologi yang digunakan dalam survei tersebut.

Baca: Pengganti Zinedine Zidane di Real Madrid, Pelatih Klub Inggris ini Jadi Incaran

Menurutnya hasil survey bisa berbeda – beda, itu dapat dilihat diantaranya dari metodelogi dan waktunya.

“Sekarang pertanyaannya metodeloginya seperti apa, obyektif tidak?,” ujar Muchendi, Jumat (8/6).

Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPD Demokrat Sumsel itu juga menjelaskan, ada kemungkinan error dalam suatu hasil survey. Misalnya, responden memberikan respon yang salah, responden yang terpilih bukanlah individu yang sesuai dengan tujuan survey, pewawancara tidak jujur dalam mengisi kuisioner, human error dan kesalahan input kuisioner.

“Ini belum lagi ditambah jika memang hasil survey tersebut sengaja dibuat untuk menggiring opini pemilih. Jadi tidak bisa dipercaya sepenuhnya,” tegas Muchendi.

Baca: Disebut Lagi Patah, benarkah Ariel Tatum Putus Lagi dengan Ryuji Utomo? netizen Khawatir

Lebih lanjut, Muchendi mengaku bahwa Ishak – Yudha juga memegang hasil survey yang menjadi konsumsi internal. Dan bukan hanya dari satu lembaga survey, tapi dari beberapa lembaga survey yang hasilnya dapat dibandingkan secara terperinci antara yang satu dengan yang lainnya.

“Hasilnya kami happy, karena seluruh lembaga survey menyatakan Ishak – Yudha mengalami kenaikan elektabilitas yang sangat signifikan. Bahkan ada hasil survey yang menempatkan Ishak – Yudha unggul di posisi pertama,” papar Muchendi.

Sedangkan untuk paslon lain, Muchendi memberikan sedikit bocoranya. “Untuk HDMY trennya turun terus, sedangkan untuk Dodi – Giri ya memang naik tapi sangat perlahan. Itu data yang kami pegang” imbuh Muchendi.

Selain itu, Muchendi juga mengaku sudah terbiasa dengan hasil – hasil survey yang mendiskreditkan Cagub Ishak. Menurutnya, Ishak memang sering dipandang dan diposisikan sebagai calon underdog di antara calon lainnya.

Baca: LIVE STREAMING Barito Putera vs Sriwijaya FC Malam ini Jumat 8 Juni 2018 pukul 20.30

Meski begitu, kata Muchendi, berdasarkan rekam jejak, Ishak justru telah memenangkan beberapa pemilihan dan mengalahkan beberapa nama calon yang ada di Pilgub Sumsel sekarang. Mulai dari pemilihan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Ishak mengalahkan Ketua DPRD, Mawardi Yahya yang juga maju pada tahun 2004.

“Lalu pada 2008, Ishak kembali mengalahkan tiga pasangan calon lainnya di OKI. Kemudian di 2010 juga pernah menumbangkan Herman Deru pada Musda Demokrat Sumsel, ditambah lagi tahun 2013 bersama Alex Noerdin mengalahkan tiga paslon lain di Pilgub Sumsel. Jadi di 2018 ini, Insyaalah menang lagi mengalahkan tiga paslon lain dan menjadi Gubernur Sumsel 2018 – 2023,” tambah Muchendi.

Terakhir, Muchendi pun mengingatkan kepada semua pihak jika pemilih di Sumsel melihat Ishak ialah sebagai pemimpin yang amanah dan bersih dari korupsi, kolusi, nepotisme serta kasus hukum maupun amoral. Perhitungan pemilih terhadap faktor ini tidak bisa diabaikan oleh siapa pun termasuk lembaga survey.

“Pemimpin yang amanah Insyaalah didukung masyarakat dan dibela oleh sejarah rekam jejaknya. Ishak – Yudha menang, Sumsel lebih baik,” pungkas Muchendi.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved