Berita Prabumulih

Buka Hanya Seminggu, Pedagang Pasar Kuliner Prabumulih Kecewa

Sebanyak 120 pedagang di pasar kuliner ramadan 1439 H atau pedagang pasar bedug kota Prabumulih, harus merasakan kekecewaan alias gigit jari.

Penulis: Edison | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Lokasi pasar kuliner Ramadan atau pasar beduk di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan kantor Walikota Prabumulih sebelah DPRD tampak berserakan usai pembongkaran tenda, Kamis (24/5/2018). 

Tidak hanya itu, para pedagang juga mengeluhkan apa yang dialami itu hendaknya menjadi perhatian para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih yang merupakan wakil untuk menyuarakan suara rakyat.

"Dewan harus perhatikan juga nasib kami ini, masa rakyat kalian dicakinikan kalian diam bae," ungkapnya kesal.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Prabumulih, Junaidi SIP saat dikonfirmasi wartawan terkait penutupan pasar bedug mengatakan, pihaknya sudah dari awal membuka pasar bedug telah menyampaikan kepada pedagang jika pengoperasian pasar bedug hanya berlaku selama satu minggu.

Pengoperasian pasar bedug hanya selama seminggu itu disebabkan keterbatasan anggaran di dinas Perdagangan.

"Kami tidak bisa memperpanjang biaya sewa tenda karena dana untuk sewa terbatas."

"Kalau untuk lokasi tidak dilarang, kami tidak bisa penuhi fasilitas tenda dan meja. Ini sudah menjadi kebijakan pimpinan," ujarnya singkat. (eds)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved