Mirip Adegan Film Titanic, Eli Tenggelam Demi Selamatkan Anak
Eli rela menyerahkan pelampung satu-satunya yang ia dapat, tanpa memikirkan keselamatan jiwanya.
"Diasumsikan mesin kapal tersebut meledak kemudian terbakar di kamar mesin yang di dalamnya terdapat tangki bahan bakar," kata dia.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membebastugaskan (mencopot) Syahbandar Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Deddy Junaedi, sebagai pihak yang menerbitkan surat persetujuan berlayar.
"Kami sudah bebastugaskan yang bersangkutan. Kami juga akan meminta klarifikasi kepada dia, sejauh apa prosedur standar operasi (SOP) dijalankan di lapangan," ujar Budi ketika ditemui di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/1).
Budi menyebutkan berencana meminta Pelni dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Perairan (ASDP) untuk menggantikan operasi kapal rakyat i Muara Angke. "Saya sampaikan di tempat tersebut akan tingkatkan servis (pelayanan) dan menunjuk PT Pelni dan PT ASDP untuk menggantikan kapal rakyat," ungkap menteri kelahiran Palembang itu.
Kapal Zahro Express ludes dilalap si jago merah dalam pelayaran dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, Minggu. Kapal yang membawa ratusan wisatawan domestik itu terbakar setelah melakukan pelayaran sekira 1 mil laut dari Pelabuhan Muara Angke.
Data penumpang masih simpang siur. Data sementara, sebanyak 23 penumpang dinyatakan tewas, sebagian besar akibat luka bakar. Sedangkan korban selamat sebanyak 130 dan korban dalam perawatan berjumlah 31 orang.
Menteri Budi Karya berharap PT ASDP dan PT Pelni sebagai perusahaan BUMN bisa dipercaya oleh masyarakat dari segi kualitas dan keamanan.
"Kami berharap kapal rakyat juga bisa meningkatkan kualitas pelayanan, baik safety (keamanan) dan kenyamanan," kata Budi.
Pencopotan Deddy Junaedi sebagai Syahbandar Pelabuhan Muara Angke juga dibenarkan oleh Direktur Jenderal Perahubungan Laut (Dirjen Hubla), Tonny Budiono. Ia menyebut Deddy lalai dalam tugasnya.
"Betul dicopot, atas nama Deddy Junaedi. Dia bertugas baru beberapa bulan, masih baru," kata Tonny Budiono.
Deddy manadatangani sertifikat kelaikan kapal Zahro Express pada Desember 2016. Kapal tersebut sudah beroperasi sejak 2013.
"Jadi izin terakhir itu untuk perpanjangan. Setiap 6 bulan sekali itu izin diperpanjang," ujar Tonny. Ia menambahkan seorang syahbandar seharusnya juga memastikan apakah pelayaran kapal sesuai dengan standar operasional.
Syahbandar juga seharusnya memastikan kesesuaian antara manifes dan penumpang. "Spesifikasi kapal bisa mengangkut 285 orang, tetapi di manifes hanya terdapat 100 nama. Kapal tersebut berbahan kayu yang dilapisi fiberglass," tambah Tonny.
Mengenai data penumpang yang masih simpang siur, Menhub menyerahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang tengah melakukan penyelidikan. Budi mengaku mendapat laporan yang berbeda-beda terkait jumlah penumpang kapal..
"Manifest (data penumpang) akan diselidiki KNKT. Selama ini kita hanya dapatkan angka yang berasal dari katanya katanya," ujar Budi.