Mirip Adegan Film Titanic, Eli Tenggelam Demi Selamatkan Anak

Eli rela menyerahkan pelampung satu-satunya yang ia dapat, tanpa memikirkan keselamatan jiwanya.

Heckson yang tinggal di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan itu, menyebutkan tindakan inspiratif sang kakak diketahui penumpang lain yang selamat. Penumpang itu, juga teman satu rombongan Jackson.

Dia menuturkan, Jackson yang bekerja di sebuah kafe bilangan Bogor, pada Minggu (1/1) bertolak ke Pulau Tidung untuk berlibur dengan rekan-rekan kerjanya. Saat kapal mulai mengeluarkan asap, Jackson yang telah menggunakan pelampung badan seketika meloncat.

Namun, ketika banyak penumpang lain yang juga loncat dari kapal tidak mengenakan pelampung, Jackson merasa perlu menyerahkan satu-satu penyelamatnya.

"Dia sebenarnya sudah pakai pelampung, tapi diberikan ke seorang perempuan yang sedang hamil di laut," kata Heckson.

Akibat pengorbanannya, Jackson pun tewas karena tenggelam. "Setahu saya, dia tidak bisa berenang," kata adik Jackson itu.

Meski demikian, kondisi jenazah Jackson lebih baik ketimbang korban lainnya yang tubuhnya terbakar hingga tidak dikenali lagi.

Keluarga masih mengenali tubuhnya, perubahan hanya sedikit karena banyak air laut yang tertelan saat tenggelam.

Saat ditemui di depan Posko Ante Mortem RS Polri, Heckson tampak menemani anak kandung Jackson yang tengah menunggu giliran diambil sampel DNA-nya.

Sedang anggota lain tampak larut dalam duka di luar gedung. Mereka saling berpelukan dalam tangis.

"Sekarang kami sedang mempersiapkan dokumen-dokumen yang diminta untuk memulangkan jenazah. Kami harap bisa pulangkan malam ini," katanya.

Penyebab Terbakar

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu (1/1/) pagi.

Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Penyebab terbakarnya kapal masih terus diselidiki. Untuk sementara, Kementerian Perhubungan menduga penyebab terjadi kebakaran adalah akibat korsleting listrik di ruang mesin.

"Dugaan sementara, insiden itu kemungkinan besar akibat korsleting di ruang mesin," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono melalui keterangan tertulis.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved