Kasihan, Anak Ini Diberhentikan Dari Sekolah Hanya Karena Ibunya Tagih Upah
"Dia (kepsek) bilang pada Ra, ibu Ra itu jahat dan tidak sopan. Dia juga sambil nunjuk-nunjuk ke arah aku, jadi aku takut," kata Ra, bercerita dengan
Seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, kepala sekolah tidak bisa ditemui karena banyak wartawan yang mencoba meminta konfirmasi.
Secara terpisah, petugas kantin sekolah yang tidak lain adik kandung Kepsek Mirahidaya terkesan menghalang-halangi ketika Tribun mencoba menemui kepsek.
Begitu juga seorang staf Tata Usaha yang disebut-sebut punya hubungan keluarga dengan Mirahidaya.
Tribun meluncur ke rumah Mirahidaya di kawasan Maskerebet, tetapi tidak bertemu. Dihubungi lewat ponsel, semalam, Mirahidaya, membantah telah memberhentikan Ra secara sepihak.
"Tidak benar R diberhentikan sepihak, kalau dia masih mau sekolah, ya, silakan saja masih diterima," katanya.
Mirahidaya balik menuding Dewi, ibu Ra, sengaja menyebarkan fitnah dia telah memberhetikan Dewi dan suaminya dari pekerjaan di sekolah.
Soal gaji, juga sudah dibayarkan kepada Dewi.
Namun, katanya, setelah gaji dibayar ternyata Dewi mengundurkan diri bekerja dengan memberikan surat pengunduran diri tanpa pamit dan menghadap kepada Mirahidaya.
"Sekolah memang memberikan surat tapi surat penggilan pada orangtu R, Dewi, agar menghadap sekolah karena saat dia mengundurkan diri masih ada sejumlah barang sekolah yang belum dikembalikan dan diminta segera dikembalikan, seperti ember dan piring," kata Mirahidaya.