Berita Prabumulih

Walikota Prabumulih Ajak Warganya Usir Truk Masuk Kota, Laporkan Langsung Apabila Ada Membekingi

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengimbau seluruh warga kota Prabumulih untuk mengusir truk-truk

Walikota Prabumulih Ajak Warganya Usir Truk Masuk Kota, Laporkan Langsung Apabila Ada Membekingi
Tribun Sumsel/ Edison
Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengimbau seluruh warga kota Prabumulih untuk mengusir truk-truk yang masih melintas jalan dalam kota Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengimbau seluruh warga kota Prabumulih untuk mengusir truk-truk yang masih melintas jalan dalam kota Prabumulih.

Khususnya truk angkutan batubara dan jika dibekingi atau dikawal oknum aparat agar dilaporkan ke dirinya sehingga bisa disampaikan langsung ke Kapolda Sumsel serta Pangdam II Sriwijaya.

"Jika truk masih masuk jalan dalam kota maka kita ramai-ramai bersama warga kita hadang dan usir,"

"Kalau dia dikawal oknum aparat maka kita akan langsung lapor ke Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya," tegas Ridho ketika diwawancarai sejumlah wartawan usai menghadiri pemaparan PHBS di rumah dinas walikota, Jumat (5/4/2019).

 Viral Video Keluarga Capres Prabowo Malah Dukung Jokowi-Amin, Ternyata Ini Duduk Perkara Sebenarnya

Dinkes Banyuasin Gencar Program Pencegahan Penyakit, Wujudkan Banyuasin Sehat

Menurut Ridho, Kapolda Sumsel dan Pangdam pernah menyampaikan ke pihaknya jika ada aparat Polri maupun TNI yang membekingi truk angkutan masuk dalam kota Prabumulih khususnya truk batubara agar dilaporkan langsung.

"Kata pak kapolda kalau ada aparat Polri agar langsung dilaporkan ke beliau langsung tanpa melalui Kapolres,"

"Begitupun kalau ada aparat TNI kata pak Pangdam langsung lapor saya dak perlu melalui Dandim. Jadi kita enak siapapun mendekengi akan kita laporkan langsung," tuturnya.

Lebih lanjut Ridho menuturkan, gubernur Sumsel dan dirinya telah berulang kali mengajak masyarakat menolak truk angkutan batubara melintas jalan umum dan hendaknya ajakan tersebut jangan hanya didengar tapi dijalankan.

Anggota Polsek Lubuklinggau Barat Kecelakaan Tabrak 3 Truk Parkir, 3 Orang Terjepit

Terpeleset saat Bersihkan Kolam, 2 Istri Pengajar Ponpes Al Falah OKU Timur Tewas Tenggelam

"Tidak bisa selesai oleh gubernur dan walikota saja, kalau truk batubara masih melintas seluruh masyarakat turun adang dan stop, begitu caranya," tutur adik kandung Wakil Gubernur Mawardi Yahya itu.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota Prabumulih, Mulyadi Musa dibincangi belum lama ini menegaskan, untuk truk batubara tidak ada tawar menawar lagi untuk melintas dijalan kota namun distop, putar balik dan akan ditilang pihaknya.

"Batubara jelas tidak boleh lagi. Untuk truk angkutan bertonase besar juga tidak boleh lagi lewat jalan dalam kota baik untuk sembako, sayur dan lainnya," ungkap Mulyadi.

Truk sembako, sayur dan lainnya boleh masuk dalam kota jika memiliki izin dan Sintap Prabumulih dan mengurangi muatan atau menggunakan kendaraan standar.

Penyelundupan 1.625 Burung Jalak Kebo, Prenjak, Ciblek, Manyar, dan Trocok Digagalkan di Bakauheni

5 Momen Terlucu Para Host LIDA 2019, Dari Inul Daratista Hingga Jirayut Takut dengan Limbad

"Kalau isinya sembako tapi truknya bertonase besar maka tidak boleh juga melintas tanpa izin dari Sintap, boleh melintas kalau truknya sedang atau kecil seperti picup kalau masih nekat kita langsung tilang," bebernya.

Hingga saat ini sudah puluhan truk angkutan bertonase besar ditilang pihaknya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved