Berita Muratara
7 Desa di Karang Jaya Muratara Terendam Banjir, 2 Desa Terisolir, Warga Mulai Ungsikan Ternak
Limin warga Desa Embacang Lama, Kecamatan Karang Jaya mengatakan sudah setengah desanya terendam banjir dan volume air terus bertambah
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dilanda hujan deras hingga Jumat (15/2/2019).
Hujan deras membuat sejumlah desa di Kecamatan Karang Jaya terendam banjir.
Hingga saat ini diketahui ada tujuh desa yang terkena banjir yakni Desa Tanjung Agung, Rantau Telang, Bukit Ulu, Muara Batang Empu, Sukamenang, Terusan dan Desa Embacang Lama.
Limin warga Desa Embacang Lama, Kecamatan Karang Jaya mengatakan sudah setengah desanya terendam banjir dan volume air terus bertambah.
"Iya saya lihat ada beberapa warga yang mulai mengungsikan ternak kambing mereka menggunakan perahu karena kandangnya sudah mulai terendam," katanya.
• Waspada, Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa Sumsel Hujan Lebat Disertai Petir
• Jakabaring Ditetapkan Pusat Sport Tourism Indonesia, Ini Manfaat Akan Diperoleh Palembang
Disampaikannya, kondisi banjir ini baru karena hujan deras semalaman hingga siang beru berhenti.
Camat Karang Jaya, Makmum Habib mengatakan memang dampak hujan semalaman hingga siang sejumlah desa di Kecamatan Karang Jaya terendam banji.
"Pak bupati sudah melihat sendiri kondisi banjir ini saat mengadakan syafari salat Jumat di Desa Bukit Ulu, karena sepanjang jalan sudah terendam air," kata Makmun Habib kepada Tribunsumsel.com.
Tapi ada dua desa yang terisolasi karena banjir sehingga tidak bisa kemana mana yakni Desa Tanjung Agung dan Rantau Telang.
Namun, untuk saat ini belum ada laporan korban yang tenggelam dan kebanyakan warga masih bertahan dirumah mereka masing masing.
• Sungai Jernih Meluap, Jalan Penghubung Tenggelam di Kecamatan BTS Ulu ke Suka Karya Musirawas
• Ajak Teman Main Bareng PUBG lewat Whatsapp, Begini Caranya
"Kita mengimbau kepada masyarakat supaya waspada apalagi dipinggir aliran sungai agar tidak terseret air," ujarnya.
Menurut Makmum, biasanya banjir di Kecamatan Karang Jaya tidak lama karena cepat rumah warga tenggelam cepat pula surut karena air yang mengalir tidak ada hambatan.
Sementara, Kepala Badan Penananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Zulkifly mengatakan pihaknya hanya bisa menghimbau kepada masyarakat supaya berhat hati.
"Kita himbau melalui kadesnya masing masing supaya menyampaikan kepada masyarakat agar terus waspada apalagi yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) khususnya anak jangan sampai terseret banjir," tuturnya.
• Motornya Terjebak Jalan Berlubang di Jalintim OKI, Abdullah Jatuh Tewas Terlindas Fuso
• Jupiter Fortissimo Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Ternyata Nasibnya Sudah Diprediksi Wirang Birawa
Menurutnya memang saat ini belum ada korban jiwa tapi warga harus tetap waspada jika keadaan sudah tidak memungkin harus cepat cepat mengungsi sementara.
"Nanti kita akan meninjau lokasi desa yang terendam tapi untuk sebelumnya kita sudah turunkan tim dulu kelapangan untuk melihat keadaan jika memungkin membuat tenda akan kita persiapkan," ungkapnya.