Berita Palembang

Creative Expo Methodist 2 Palembang, Siswa Ingatkan Bahaya Makan Mi Instan Sampai Jual Donat

Kegiatan yang dimulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 dan diadakan selama 3 hari 24-26 Januari ini banyak menghadirkan stan-stan kreatif

Penulis: Melisa Wulandari |
Tribun Sumsel/ Melisa Wulandari
Siswa di "Creative Expo" yang digelar oleh perguruan kristen Methodist 2 Palembang, Kamis (24/1/2019) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Suasana ramai dan meriah terlihat di halaman lingkungan perguruan kristen Methodist 2 Palembang di Jalan Kol Atmo.

Ribuan murid-murid, terlihat pula ada wali murid dan beberapa murid dari sekolah lain datang ke kegiatan "Creative Expo" yang digelar oleh perguruan kristen Methodist 2 Palembang.

Kegiatan yang dimulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 dan diadakan selama 3 hari 24-26 Januari ini banyak menghadirkan stan-stan kreatif.

Stand dibuat oleh murid-murid dibawah naungan perguruan kristen Methodist 2 Palembang, mulai dari TK hingga SMA/SMK berbaur menjadi satu membuka tempat khusus dan menunjukkan kepada pengunjung yang hadir apa yang ada di stannya.

Resmi Bebas dan Dikabarkan Segera Menikah, Beredar Foto Ahok dan Bripda Puput Kumpul Bareng Keluarga

Foto Lama Bareng Ariel Noah 10 Tahun Lalu Ditampilkan, Luna Maya Janji Unggah Foto Bareng Pacar Baru

Salah satu stan yang ramai dikunjungi pengunjung, yakni wilayah Sains Project, di sini mulai dari murid SD hingga SMA menghadirkan pertunjukkan sains dalam demontrasi yang kreatif.

"Mi instan ini sangat berbahaya, ini kami kasih tunjuk buktinya. Kalau sudah keseringan makan mi instan akan menyebabkan kanker, asma dan penyakit lainnya," celetuk satu murid SMP Methodist 2 Palembang saat menjelaskan kepada pengunjung bahaya makan mi instan.

Murid SD dan SMA juga tak kalah saing, mereka masing-masing memberi pertunjukkan kepada pengunjung.

Selain itu, tak hanya wilayah Sains Project yang ramai oleh pengunjung, wilayah Ekonomi Kreatif juga ramai oleh pengunjung.

Murid-murid menjual makanan hasil buatan mereka sendiri, terdapat 7 stan yang dibuka oleh murid-murid SMP hingga SMA Methodist 2 Palembang.

Mereka menjual berbagai macam makanan dengan harga terjangkau, mulai dari menjual tela-tela dengan harga Rp3ribu saja, menjual donat, ada pula yang menjual berbagai macam minuman, dan lain sebagainnya.

KPU Palembang Mendadak ke PLN, Minta Jaminan Tak Ada Pemadaman Selama Pemilu

Pertamina Kenalkan Bahan Bakar Biosolar (B-20), Pembakaran Lebih Sempurna Dibandingkan Solar Murni

Sementara itu, pimpinan Perguruan Kristen Methodist 2 Palembang, Benni Taslim mengatakan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan intelektual anak-anak diluar dari belajar teori.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan. Adanya kegiatan ini juga sebagai pembelajaran bagi siswa untuk berpikir secara kritis dalam memecahkan suatu masalah," ujarnya saat ditemui tribunsumsel.com di ruang rapat lantai 2 Methodist 2 Palembang.

Dia melanjutkan, kegiatan ini juga bertujuan agar anak-anak memiliki kreativitas dalam dunia praktik berdasarkan pelajaran teori yang diajarkan di kelas.

Serta bertujuan untuk memberikan pengalamam baru dan bagaimana mereka menghadapi persoalan nyata di dunia lapangan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved