Berita Prabumulih

Kisah Keberanian Agus Dibantu Istri dan Anak Bergulat dengan Perampok Bersenjata Api di Prabumulih

mendengar perkelahian itu istrinya Anika Wati keluar dari rumah dan membantu sang suami dengan meneriaki para pelaku

Kisah Keberanian Agus Dibantu Istri dan Anak Bergulat dengan Perampok Bersenjata Api di Prabumulih
Tribun Sumsel/ Edison
Korban Agus kepada wartawan ketika menceritakan apa yang dialaminya usai menjalani perawatan dari RS Fadillah kota Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Aksi pencurian dengan kekerasan, makin berani dan makin meresahkan di kota Prabumulih.

Jika sebelumnya seorang wanita dirampok ketika melintas di Jalan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat, kali ini giliran Agus (27) waga RR 04 RW 01 Kelurahan Anak Petai tepatnya di Jalan Gunung Kemala dirampok kawanan bandit menggunakan senjata api.

Pelaku melakukan aksi dengan mendatangi rumah korban. Bak film action, pelaku mengacungkan senjata api.

Baca: Taat Agama, Frank Ribery Tolak Minum Bir Bersama Rekan Satu Timnya di Acara Pra-Oktoberfest

Baca: Tak Terekpose, Ini Peran Besar Suami Ayu Dewi Demi Kesuksesan Asian Games 2018 Kemarin

Lalu memaksa meminta korban menyerahkan barang berharga. Tidak hanya merampas dan mengacungkan senjata api, kawanan pelaku bahkan memukul korban menggunakan senjata api hingga tersungkur dan mengalami luka di bagian pelipis kiri.

Peristiwa yang menghebohkan warga itu terjadi ketika korban hendak memasukan motor usai pulang dari pasar Prabumulih, pada Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 19.30.

Diduga pelaku telah membuntuti korban ketika melintas di Jalan Gunung Kemala hingga sampai rumah. Korban yang hendak memasukkan motor tiba-tiba didatangi pelaku yang berpura-pura hendak bertamu namun menggunakan penutup wajah dan helm.

Baca: Pahami Persaingan Pasar Global, Seminar Tribun-Sripo Gelar Video Confrence dengan KBRI di 3 Negara

Baca: Tarik Sumbangan Rp 405 Ribu, SMA Negeri 2 Lubuklinggau Didemo Wali Siswa, Ini Kata Kepsek

Seketika pelaku itu mengacungkan senjata api ke korban meminta sejumlah barang berharga, karena refleks Agus kemudian menolak dan memberontak.

"Waktu aku berontak dan melawan, mereka ngancam nak menembak tapi tibo-tibo (tiba-tiba) memukul kepala aku pakai gagang pistol sampai berdarah," ujar Agus kepada wartawan.

Agus mengatakan, mendengar perkelahian itu istrinya Anika Wati keluar dari rumah dan membantu sang suami dengan meneriaki para pelaku sembari memberikan perlawanan.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help