LRT Palembang Tiga Kali Gangguan, Minat Masyarakat Menggunakannya Tetap TInggi

Jumlah penumpang tersebut tidak sampai melebihi kapasitas atau batas maksimum 500 orang penumpang setiap kali keberangkatan

LRT Palembang Tiga Kali Gangguan, Minat Masyarakat Menggunakannya Tetap TInggi
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Train Set LRT Palembang dipenuhi penumpang pada masa uji coba beberapa hari terakhir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Terganggunya operasional kereta ringan Light Rail Transit (LRT) Sumsel, bahkan sampai tiga kali dalam kurun waktu dua pekan, membuat masyarakat mempertanyakan kualitas kereta ringan pertama di Indonesia itu.

Manajer Humas PT KAI Divre III, Aida Suryanti mengatakan, kendati LRT Sumsel mengalami gangguan operasional sebanyak tiga kali, namun animo masyarakat untuk naik kereta ringan pertama di Indonesia tetap tinggi.

“Sudah 24.781 penumpang yang naik LRT sejak 23 Juli hingga 12 Agustus 2018. Jadi luar biasa animo masyarakat naik LRT,” kata Aida.

Baca: Saya Menteri dari PAN, sementara PAN Tidak Dukung Jokowi Ungkap Kegalauan Menteri Asman

Ia juga memastikan, jumlah penumpang tersebut tidak sampai melebihi kapasitas atau batas maksimum 500 orang penumpang setiap kali keberangkatan dalam satu rangkaian LRT terdiri dari tiga kereta.

Dengan fasilitas 130 tempat duduk dan 404 tuas pegangan untuk penumpang berdiri, diyakini dapat menampung jumlah penumpang LRT.

Baca: Timnas Indonesia Kesulitan Penyerang, Liga Indonesia Musim Depan Diwacanakan Tanpa Penyerang Asing

"Dalam satu kali perjalanan 400 orang. Kita usahakan tak sampai melebihi kapasitas, karena kalau lebih, tentunya dikhawatirkan bakal terjadi hal tak diinginkan," kata dia.

Seorang jurnalis televisi lokal, Suzannita melihat suatu fenomena baru di warga Palembang.

"Saya pernah naik LRT, waktu itu lagi rame-ramenya (penumpang). Waktu sampai bandara, banyak penumpang yang tidak turun dan tetap duduk di dalam LRT sampai kereta menuju Jakabaring kembali. Tapi saya tidak berani tegur," kata Suzannita, seorang wartawan tv lokal di Palembang, Selasa (14/8/2018).

Untuk diketahui, tiket maupun e-money pada transaksi penumpang LRT hanya berlaku untuk satu kali perjalanan.

Baca: Kisah Volunteer Asian Games : Banyak Jumpa Atlet Ganteng Korea Selatan, tidak Sombong Diajak Foto

Sebelum naik LRT, penumpang harus melakukan tap in terlebih dahulu dan melakukan tap out di stasiun tujuan.

Inilah yang dimaksud Suzan, banyak masyarakat yang belum mengetahui prosedur naik LRT sehingga terjadi penumpukan penumpang karena penumpang dari perjalanan sebelumnya, tetap bertahan di LRT.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved