Berita Prabumulih
Khawatir Akhir Februari Diblokir, Pengguna Seluler Mengeluh Registrasi SIM Card Selalu Gagal
Masyarakat Sumatera Selatan khususnya masyarakat kota Prabumulih sejak beberapa waktu terakhir mengeluh dalam
Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat Sumatera Selatan khususnya masyarakat kota Prabumulih sejak beberapa waktu terakhir mengeluh dalam melakukan registrasi kartu seluler.
Pasalnya, meski telah beberapa kali mendaftarkan ulang atau registrasi tapi selalu mengalami masalah dan tidak bisa dilakukan.
Padahal, untuk pendaftaran atau registrasi itu sesuai ketentuan dan sosialisasi harus dilakukan paling lambat pada 28 Februari mendatang.
Baca: Presiden RI Ke 6 SBY Difitnah, Ini Langkah Demokrat Palembang
Lambat dan bermasalahnya dalam registrasi ini tidak hanya dialami oleh satu pengguna satu operator seluler namun juga hampir seluruh.
"Saya sudah beberapa kali registrasi lewat SMS (Short Massage Service), tapi gagal terus. Hari ini saya datang ke gerai seluler dan mencoba mendaftar lagi SIM card tapi tetap tidak bisa," ungkap Iwan, satu diantara warga Prabumulih kepada wartawan, Rabu (7/2/2018).
Iwan mengatakan, kendala dalam mendaftar menurut pihak operator disebabkan data di Kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat registrasi tidak singkron sehingga tidak bisa gagal.
Baca: Anak Perempuan Hotman Paris Blak-blakan Bongkar Prilaku Ayahnya, Fakta ini Ungkap Semuanya
"Kita ini mau mendaftar karena khawatir nanti nomor seluler kita kena blokir dan tidak bisa lagi menelpon, apalagi batas waktunya katanya sampai akhir Februari," keluhnya.
Sementara Rosdiana, warga Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan mengaku dirinya lebih memilih belum mendaftar disebabkan masih ragu data yang registrasi untuk apa.
Baca: Gelar Pleno Serentak, Calon Independen Pilkada Walkot-Wawako Lahat Diumumkan Pada Tanggal Ini
"Saya masih ragu nanti data kita masuk digunakan untuk apa, makanya masih belum registrasi," katanya.
Supervisor Gerai Telkomsel Prabumulih, Zarinda ketika diwawancarai membenarkan, saat ini memang banyak pelanggan Telkomsel terkendala dalam melakukan registrasi kartu SIM card seluler.
"Kendala banyak terjadi karena data baik nomor maupun alamat di Kartu keluarga dan di kartu tanda penduduk tidak singkron, biasanya di daftarkan dulunya alamat beda dengan alamat sekarang," katanya.