TOPIK
Pilkada Banyuasin
-
Berikut ini Tribunsumsel.com rangkum, pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Banyuasin di Pilkada 2024.
-
KPU Banyuasin resmi menetapkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih H Askolani dan H Slamet periode 2018-2023
-
keputusan MK ini bersifat final dan mengikat serta tidak ada upaya hukum lain untuk mengajukan banding
-
Selain pilkada Palembang, Mahkamah Konstitusi yang dipimpin Ketua Anwar Usman juga memutuskan perselisihan hasil pemilihan Banyuasin.
-
Empat pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin kompak membuat pernyataan sikap meminta hasil Pilkada Banyuasin dibatalkan
-
Menang di quick qount hingga di atas 30 persen, Askolani akan menurunkan 25 ribu relawan untuk mengawal kotak
-
Persaingan ketat juga berlangsung di wilayah kabupaten Banyuasin. Sebanyak
-
Bupati Banyuasin Ir SA Supriono memantau sejumlah TPS yang ada di Banyuasin, salah satunya TPS 45 di Kelurahan Sukajadi Talang Kelapa
-
Debat pertama paslon Bupati dan Bupati Banyuasin berlangsung di Aula Sedulang Setudung Banyuasin, Rabu (18/3/2018) sore
-
Meski jadwal Debat Kandidat masih lama yakni 19 April 2018, KPUD Banyuasin sudah mulai merancang
-
Pejabat baik eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Banyuasin harap-harap cemas, pasalnya
-
Pilkada Banyuasin dibanjiri perang program setiap pasangan calon (paslon). Seperti halnya paslon
-
hingga kini tidak ada satupun paslon yang mendaftarkan akun media sosial ke KPUD Banyuasin.
-
KPUD Banyuasin mengumumkan nomor urut setiap paslon di Pilkada Banyuasin, Selasa (13/2/2018) di aula Kantor
-
Lima pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin 2018 ditetapkan KPUD Banyuasin, Senin (12/2/2018) di kantor
-
Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Banyuasin meminta pasangan calon Kepala Daerah Banyuasin 2018
-
Menjelang Pemilu 2019, KPUD Banyuasin telah melakukan verifikasi faktual keanggotaan partai politik (Parpol) yang ada
-
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuasin hari ini, Kamis (1/2/2018) terakhir
-
Bakal calon kepala daerah di Sumsel mengikuti psikotes di RSUP Moehamad Husein, Kamis (11/1/2018).
-
Keberadaan Surat Keputusan (SK) Bupati terpilih Banyuasin yang penuh dengan pertanyaan, sampai saat ini masih belum jelas keberadaannya.
-
Kemarin-kemarin saya mendengar akan ada demo kalau mereka kalah, mudah-mudahan tidak ada demo yang anarkis.
-
Pada sidang terakhir tersebut, ternyata bukti-bukti yang diajukan oleh pemohon tidak terbukti.
-
Sidang perdana ini tahapan dari sengketa Pemilukada Banyuasin yang telah berlangsung beberapa waktu lalu, dan berjalan dengan lancar.
-
Saat SK diskualifikasi itu dibuat, kantor KPU Banyuasin sudah dikepung oleh ribuan massa pendukung lima pasangan cabup-cawabup Banyuasin.
-
Pada pelaksanaan rekapitulasi itu sendiri aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan ketat di KPU Sumsel.
-
10 anggota dewan itu juga, mendukung aparar kepolisian untuk mengusut tuntas kasus korupsi di lingkungan Pemkab Banyuasin.
-
Dirinya mempertanyakan kenapa baru disaat setelah pemilukada berlangsung keikutsertaan pasangan calon nomor urut 1 dipermasalahkan.
-
Pihaknya akan mempertanyakan keputusan KPU dan dasar hukum yang pasti atas pengeluaran surat tersebut.
-
Kantor KPU yang sebelumnya di jaga oleh ratusan Polisi dan dibantu personel Tentara, kini hanya terlihat beberapa anggota Polisi dan Sat PolPP.
-
Jika Panwas sebagai pihak yang bertugas dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada Banyuasin hendaknya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved