Berita Prabumulih

Polres Prabumulih Bantu Bangun Rumah Warga Tak Layak Huni, dari Target 10 Sudah 9 Rumah Dibangun

Sepanjang tahun 2025, tercatat Polres Prabumulih menuntaskan pembangunan bedah rumah warga kurang mampu menjadi layak huni sebanyak 9 rumah. 

Penulis: Edison | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dokumen/Polres Prabumulih
BANTU BANGUN RUMAH -- Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi bersama jajaran dan warga merobohkan rumah lama milik Romisai untuk dibangun rumah baru. Dari target tahun 2025 sebanyak 10 rumah, saat ini sudah 9 rumah yang sudah dibangun Polres Prabumulih. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Prabumulih menyelesaikan renovasi 9 rumah warga yang tak layak huni dari target 10 rumah di tahun 2025
  • Rumah kesembilan itu milik Romisai, janda berusia lanjut yang menjadi kepala keluarga dan masih memiliki tanggung jawab menghidupi anak-anaknya
  • Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana menegaskan, Polri juga hadir sebagai bagian dari masyarakat

 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Komitmen Polres Prabumulih untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan membangunkan rumah layak huni terus dilakukan.

Sepanjang tahun 2025, tercatat Polres Prabumulih telah menuntaskan pembangunan bedah rumah warga kurang mampu menjadi layak huni sebanyak 9 rumah. 

Sementara satu rumah yakni milik Romisai yang berlokasi di Jalan Beringin RT 02 RW 03 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, baru dilakukan peletakan batu pertama.

Peletakan batu pertama pembangunan rumah Romisai dipimpin langsung Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi bersama jajaran pada Selasa (2/12/2025) sekotar pukul 10.00 WIB.

Ditargetkan akhir Desember 2025 bedah rumah milik Romisai selesai dilakukan sehingga Polres Prabumulih berhasil membangun rumah warga tak mampu sebanyak 10 rumah pada tahun 2025.

Sebelum melakukan peletakan baru pertama, Kapolres Prabumulih bersama jajaran dibantu masyarakat sekitar terlebih dahulu merobohkan rumah tak layak huni milik Romisai untuk selanjutnya dilakukan pembangunan baru.

Dalam sambutannya, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi mengungkapkan jika Romisai merupakan seorang janda berusia lanjut yang menjadi kepala keluarga dan masih memiliki tanggung jawab menghidupi anak-anaknya.

"Dalam kondisi penuh keterbatasan, beliau tetap berjuang menjalani hidup dengan ketegaran dan semangat luar biasa.

Namun, rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung sudah tidak layak huni dan memerlukan perhatian kita bersama," kata Kapolres.

Bobby juga mengatakan perobohan rumah lama yang dilakukan bukanlah menghapus sejarah dan kenangan keluarga, tetapi merupakan langkah untuk menghapus kesulitan dan membuka jalan bagi kehidupan yang lebih layak. 

"Dalam peletakan batu pertama, kita akan memulai pondasi baru bukan hanya untuk fisik, tetapi juga pondasi harapan, pondasi masa depan, dan pondasi kebahagiaan bagi keluarga ibu Romisai," ungkapnya.

Kapolres Prabumulih percaya bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat, memberikan kontribusi nyata dan menjadi saudara bagi warga yang membutuhkan. 

"Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dari awal hingga selesai. Semoga rumah baru yang akan berdiri kelak menjadi tempat penuh kehangatan, kenyamanan, dan keberkahan serta menjadi penyemangat untuk melanjutkan hidup yang lebih baik," harap Kapolres.

Program bedah rumah dilakukan Polres Prabumulih tersebut merupakan bentuk nyata nilai kemanusiaan, kepedulian dan gotong royong yang harus terus pertahankan.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved