Berita OKU Selatan
Antrean BBM di OKU Selatan Mulai Terkendali, Pasokan Ditambah Hingga Pengawasan Ditingkatkan
Sejumlah SPBU di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) yang sebelumnya dipadati antrean kendaraan kini terpantau lebih tertib.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab OKU Selatan menindaklanjuti hasil rapat Bupati dengan melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU.
- Kondisi antrean BBM di SPBU Tebing Gading, Simpang, dan Gedung Lepihan terpantau lebih tertib dan terkendali.
- Pertamina merencanakan tambahan pasokan 176 KL Pertalite dan 64 KL Bio Solar pada Juni 2026 untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) yang sebelumnya dipadati antrean kendaraan kini terpantau lebih tertib.
Perbaikan kondisi tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati OKU Selatan, Abusama, bersama para pengelola SPBU pada Selasa (2/6/2026) lalu.
Rapat tersebut difokuskan pada upaya mengurai antrean BBM sekaligus menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Untuk memastikan hasil rapat berjalan efektif, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten OKU Selatan, H. Elyuzar, bersama Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda OKU Selatan, Evitha Winda, turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah SPBU pada Jumat (5/6/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi antrean di beberapa titik mulai terkendali.
Di SPBU Tebing Gading Muaradua, antrean kendaraan masih terlihat ramai, namun berlangsung lebih tertib dibanding sebelumnya.
Kelancaran pelayanan turut didukung oleh pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh personel Polres OKU Selatan.
Sementara itu, di SPBU Simpang, antrean kendaraan terjadi saat pergantian pelayanan dari pengisian Pertalite ke Biosolar dan Pertamax.
Meski demikian, proses distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tetap mengikuti aturan antrean yang berlaku.
Kondisi serupa juga terpantau di SPBU Gedung Lepihan. Pada siang hari, antrean beralih dari pengisian Pertalite ke Biosolar.
Walaupun jumlah kendaraan yang mengantre masih cukup banyak, pelayanan tetap berjalan normal dan situasi di lapangan terjaga kondusif.
Selain melakukan pengawasan di lapangan, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait ketersediaan pasokan BBM.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Pertamina, pada Juni 2026 akan dilakukan penambahan penyaluran BBM dari sisa kuota yang tersedia, masing-masing sebesar 176 kiloliter (kl) untuk Pertalite dan 64 kl untuk Biosolar.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi potensi antrean panjang di sejumlah SPBU.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pengelola SPBU, Pertamina, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban selama proses distribusi BBM berlangsung.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan dukungan tambahan pasokan BBM, pemerintah berharap pelayanan di seluruh SPBU dapat semakin lancar, tertib, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com
| Cegat dan Rusak Mobil Pegawai Kemenag OKU Selatan di Jalan, AL Resmi Ditahan Polisi |
|
|---|
| Jembatan Teriti di OKU Selatan Putus Usai Diterjang Banjir, Akses 2 Desa di Mekakau Ilir Lumpuh |
|
|---|
| Bawa 17 Paket Sabu, Pria Paruh Baya Asal Jatim Ditangkap Polisi di Kisam Tinggi OKU Selatan |
|
|---|
| Pasutri di OKU Selatan Aniaya Saudara Kandung, Suami Ditangkap, Istri Masih Buron |
|
|---|
| Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pelajar di OKU Selatan Jadi Korban Asusila, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Antrean-BBM-di-OKU-Selatan-Mulai-Terkendali.jpg)